SIDOARJO -- PSIS Semarang kembali menjalani laga uji coba, kali ini menghadapi Deltras FC sebagai bagian dari persiapan menuju kompetisi musim 2026/27. Dalam pertandingan yang berlangsung di Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu (22/8) malam, Mahesa Jenar menunjukkan permainan yang solid dan mampu mengakhiri laga dengan kemenangan 2-1.
PSIS mengawali pertandingan dengan mengandalkan Reky Rahayu di bawah mistar, dengan Komang Tri yang dipercaya sebagai kapten. Lini belakang diisi Andy Setyo, Amirul, dan Abduh Lestaluhu. Sementara itu, Akbar Riansyah, Fitra Ridwan, Jonathan Bustos, Krisna Jhon, Miftahul Hamdi, serta Deri Corfe menjadi bagian dari sebelas pertama.
Sejak awal pertandingan, PSIS tampil dominan dalam penguasaan bola. Mobilitas tinggi serta pergantian posisi antarpemain membuat Mahesa Jenar mampu membangun permainan dengan baik dan menciptakan sejumlah situasi berbahaya di area pertahanan Deltras FC.
Tekanan PSIS kemudian membuahkan hasil melalui Jonathan Bustos. Gelandang asal Argentina tersebut melepaskan sepakan dari luar kotak penalti yang sempat ditepis penjaga gawang Deltras FC. Namun, derasnya laju bola membuatnya tetap melaju menuju gawang dan membawa PSIS unggul.
PSIS terus menjaga intensitas permainan hingga akhirnya menggandakan keunggulan. Deri Corfe menunjukkan kualitas individunya setelah melakukan gerak tipu untuk melewati dua pemain bertahan Deltras FC sebelum melepaskan penyelesaian yang membawa Mahesa Jenar unggul 2-0.
Memasuki babak kedua, pelatih PSIS, Widodo Cahyono Putro mulai melakukan rotasi dengan memasukkan hampir seluruh pemain yang tersedia. Hari Nur Yulianto, Jack Brown, Rafinha, Habil Akbar, Muammar Khadafi, Agus Nova, Sheva Bernadine, Rizky Darmawan, Syahrian Abimanyu, Lorensius Sabda, dan Fabiano Beltrame mendapat kesempatan untuk tampil.
Pergantian tersebut membuat komposisi permainan PSIS berubah, namun Mahesa Jenar tetap mampu menjaga keunggulan hingga mendekati akhir pertandingan.
Deltras FC kemudian memperkecil ketertinggalan melalui sontekan dari titik penalti menjelang laga berakhir. Gol tersebut menjadi satu-satunya gol yang bersarang di gawang PSIS sepanjang pertandingan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, PSIS tetap mempertahankan keunggulan 2-1. Hasil tersebut sekaligus melanjutkan catatan positif Mahesa Jenar selama rangkaian pramusim dan menjaga status unbeaten PSIS dalam laga-laga persiapan menuju kompetisi musim 2026/27.
Bagi PSIS, pertandingan latihan bersama ini menjadi bagian penting untuk terus mematangkan kesiapan tim, membangun chemistry antarpemain, serta menguji berbagai opsi taktikal sebelum kompetisi resmi dimulai.
"Kemenangan itu penting, tapi tetap banyak catatan yang harus kita perbaiki sebelum kompetisi nanti. Progres kekompakan tim naik signifikan. Tapi kita belum puas dan tetap fokus perbaiki diri untuk kompetisi nanti," ucap Widodo Cahyono Putro.