Tatap Putaran Kedua, The Guardian Perkuat Lini Serang

Tatap Putaran Kedua, The Guardian Perkuat Lini Serang

19 Januari 2026

BRI SUPER LEAGUE 2025-26 BHAYANGKARA PRESISI LAMPUNG FC

JAKARTA – Bhayangkara Presisi Lampung FC memperlihatkan geliatnya pada jendela transfer jelang putaran kedua BRI Super League 2025/26. Tim berjuluk The Guardian sudah mengumumkan menambah kekuatan dengan mendatangkan tiga pemain asing bernaluri menyerang.

Secara resmi, Bhayangkara FC baru saja mengumumkan merekrut dua pemain berposisi winger yakni Moussa Sidibe dan Privat Mbarga. Beberapa hari sebelumnya, tim yang berhome base di Lampung itu juga sudah memperkenalkan striker Henry Doumbia.

Untuk dua winger yang didatangkan kali ini, tentunya bukan nama yang asing di kancah sepakbola Indonesia. Keduanya sudah punya pengalaman bermain di Liga Indonesia.

Privat Mbarga sendiri didatangkan dari Dewa United FC dengan status pinjaman. Sebelumnya dia bermain untuk Bali United FC. Sementara Moussa Sidibe didatangkan dari tim elite Malaysia, Johor Darul Ta’zim.

Namun tentunya Mousa Sidibe sebelumnya adalah andalan tim Persis Solo selama dua musim yakni 2023/24 dan 2024/25.

Sedangkan Henry Doumbia terakhir memperkuat tim Liga Super Malaysia, PDRM FC di musim 2025/26 dengan menyumbang empat gol dari total tujuh laga yang dijalaninya. Sebelumnya dia sempat tercatat bermain di Liga Libya, Liga Uni Emirat Arab hingga Liga Tailan.

Kedatangan tiga pemain dengan naluri menyerang ini tentunya diharapkan untuk dapat lebih mempertajam daya dobrak Bhayangkara FC.

Pasalnya, dari data statistik hingga laga pekan ke-17 BRI Super League 2025/26, The Guardian baru bisa mencetak 13 gol dan kebobolan 18 gol. Anak asuhan pelatih Paul Munster saat ini ada di peringkat ke-9 dengan koleksi 22 poin hasil dari enam kali menang, empat kali imbang dan tujuh kali kalah.

Untuk catatan laga kandang, Bhayangkara FC mengukir sembilan pertandingan dengan lima kali menang, tiga kali imbang dan sekali kalah. Pada laga home ini, Illija Spasojevic dkk mencetak 11 gol dan kemasukan lima gol.

Sedangkan di laga tandang, pekerjaan rumah cukup besar nampaknya harus diselesaikan karena dari delapan laga, hanya mencatat sekali menang, sekali imbang dan enam kali kalah. Bhayangkara FC juga hanya mencetak tiga gol dan kebobolan 13 gol.