MALANG - Pelatih Arema FC, Joel Cornelli, tampak masih sulit menerima hasil pahit dalam tiga laga beruntun BRI Liga 1 2024/25 tanpa kemenangan.
Menurutnya, tiga laga sebelumnya berjalan cukup berimbang namun tim menambah satu poin. Tim mengalami kekalahan dari Persebaya (2-3) dan Persik Kediri (1-0) serta seri melawan Persis Solo (1-1).
Meski bermain lebih baik dibanding laga sebelumnya, tim kebobolan di menit-menit akhir. Joel Cornelli menyayangkan situasi ini dan menyebut timnya perlu lebih siap menghadapi tekanan lawan di penghujung laga.
Kini dia mempunyai pekerjaan rumah yang besar untuk menjaga konsistensi dan fokus hingga menit akhir pertandingan.
"Kami bermain bagus. Namun, pada menit akhir harus kerja menjaga fokus. Sehingga sampai menit akhir lebih siap menghadapi lawan," kata pelatih asal Brasil tersebut.
Kekalahan ini juga tak lepas dari situasi yang terjadi di Arema FC karena pemain mengalami cedera dan bergabung timnas Indonesia. Sehingga harus beradaptasi dengan pemain pengganti akibat rotasi yang dilakukannya.
"Ini hal yang biasa terjadi di sepak bola dunia. Namun, kami harus kerja keras lagi agar di pertandingan selanjutnya tidak terulang," imbuhnya.
Namun Joel Cornelli tetap memberikan apresiasi kepada pemain yang dinilai telah berjuang keras di lapangan. Atas hasil ini tim berjuluk Singo Edan itu menempati posisi ke-9 klasemen sementara BRI Liga 1 2024/25 dengan perolehan 22 poin.
"Pemain sudah berupaya keras setiap pertandingan. Kami apresiasi itu," ucapnya.
Selanjutnya tim langsung berbenah jelang laga penting, pekan ke-16 menjamu PSBS Biak. laga krusial untuk mendulang poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen yang semakin kompetitif.
"Sebenarnya saya sedih dengan hasil pertandingan ini. Tapi melihat dari permainan kami, saya yakin kami bermain cukup kuat dan itu bisa menjadi modal kami untuk pertandingan selanjutnya," pungkas Joel Cornelli.