SOLO – Manajemen Persis Solo mengambil sikap usai tim menjalani laga pekan ke-22 BRI Super League 2025/26 melawan PSBS Biak di Stadion Manahan, Solo pada Sabtu (21/2) malam lalu.
Pada laga itu, Laskar Sambernyawa yang diharapkan mencatat poin penuh, hanya mampu bermain imbang 1-1 lawan PSBS yang juga sedang berjuang di papan bawah. Akibatnya, Persis hanya menambah satu poin saja dan makin tertinggal oleh kompetitornya di papan bawah.
Dalam keterangan resmi pada Senin (23/2) malam, lewat evaluasi menyeluruh yang dilakukan oleh jajaran direksi dan manajemen, Persis menyatakan bahwa pelatih kepala tim utama, Milomir Seslija akan diberi target enam poin untuk dua laga kedepan.
Dua laga yang dimaksud adalah pertandingan kandang pekan ke-23 melawan Persik Kediri pada Minggu (1/3) dan partai tandang ke markas Persijap Jepara pada Kamis (5/3) mendatang.
Dalam periode tersebut, manajemen Persis akan memberikan dukungan penuh kepada seluruh staf kepelatihan, ofisial, dan jajaran pemain untuk memberikan hasil terbaik sesuai dengan target yang sudah diberikan.
Selain itu, jajaran manajemen Persis juga akan memberikan evaluasi berkala di tiap jangka waktu tertentu untuk memberikan target poin agar Laskar Sambernyawa bisa bertahan di kompetisi kasta tertinggi musim depan.
Pada momen ini, disebutkan pula bahwa klub berharap semua elemen pecinta Persis untuk tetap mendampingi tim dan terus memberikan dukungan kepada seluruh penggawa sampai detik-detik terakhir.
“Manajemen memohon maaf dan memahami kekecewaan dari seluruh elemen pecinta Persis atas hasil baik yang belum kunjung datang. Tapi hingga pekan terakhir nanti, manajemen memastikan semua pihak di dalam klub untuk terus berjuang. Tanpa henti,” demikian tertulis pada keterangan resmi Persis.
Hingga usai melakoni laga pekan ke-22, Persis Solo memang masih ada di dasar klasemen alias posisi juru kunci dengan baru mengoleksi 13 poin hasil dari dua kali menang, tujuh kali imbang dan 13 kali kalah.