JAKARTA – I.League bersama PSSI menggelar workshop Laws of the Game Championship 2026/27 sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman seluruh peserta kompetisi terhadap regulasi dan pembaruan Laws of the Game musim 2026/27.
Kegiatan yang berlangsung di Shangri-La Hotel, Rabu (2/9) ini dihadiri oleh pelatih kepala dan manajer tim peserta Championship 2026/27. Workshop menjadi ruang penting untuk menyamakan persepsi antara klub, penyelenggara kompetisi, dan perangkat pertandingan terkait penerapan regulasi dalam kompetisi musim baru.
Agenda utama workshop adalah sesi Update Laws of the Game 2026/27 yang dibawakan oleh Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa. Dalam sesi tersebut, para pelatih kepala dan manajer tim mendapatkan pemaparan mengenai pembaruan serta penerapan Laws of the Game yang akan menjadi pedoman dalam pelaksanaan kompetisi Championship musim 2026/27.
Penyampaian materi oleh Yoshimi Ogawa diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada seluruh perwakilan klub, khususnya terkait interpretasi peraturan pertandingan dan berbagai situasi yang berpotensi terjadi di lapangan.
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus mengatakan bahwa workshop Laws of the Game menjadi bagian penting dari persiapan menuju bergulirnya Championship 2026/27. Menurutnya, kesamaan pemahaman terhadap regulasi pertandingan perlu dibangun sejak sebelum kompetisi dimulai agar seluruh pihak memiliki persepsi yang sama.
“Kami memandang kegiatan ini sebagai bagian penting dalam mempersiapkan Championship 2026/27. Pelatih kepala dan manajer tim merupakan bagian yang sangat dekat dengan dinamika pertandingan, sehingga pemahaman yang sama terhadap Laws of the Game tentu akan sangat membantu terciptanya komunikasi dan jalannya kompetisi yang lebih baik,” ujar Ferry Paulus.
Melalui kegiatan ini, I.League bersama PSSI menegaskan komitmen untuk terus membangun kesamaan pemahaman di antara seluruh pemangku kepentingan kompetisi. Dengan komunikasi dan pemahaman regulasi yang semakin baik, pelaksanaan Championship 2026/27 diharapkan dapat berjalan lebih profesional, tertib, dan berkualitas.