I.League Umumkan Hasil Penilaian Stadion Championship dalam Club Licensing Cycle 2025/26

I.League Umumkan Hasil Penilaian Stadion Championship dalam Club Licensing Cycle 2025/26

8 Juni 2026

PEGADAIAN CHAMPIONSHIP 2025-26

JAKARTA – I.League resmi mengumumkan hasil penilaian infrastruktur stadion yang diajukan klub peserta Championship dalam proses Club Licensing Cycle 2025/26. Penilaian ini merupakan salah satu tahapan penting dalam sistem club licensing yang bertujuan memastikan kesiapan stadion sesuai standar penyelenggaraan kompetisi sepak bola profesional Indonesia.

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menjelaskan bahwa proses penilaian dilakukan terhadap stadion yang diajukan klub sebagai kandang (home venue) untuk musim kompetisi 2026/27. Penilaian mencakup berbagai aspek infrastruktur yang menjadi bagian dari persyaratan club licensing guna mendukung pelaksanaan kompetisi yang aman, nyaman, dan profesional.

“Penilaian stadion merupakan bagian dari proses club licensing yang bertujuan memastikan infrastruktur yang diajukan klub memenuhi standar yang ditetapkan. Hasil ini menjadi salah satu dasar dalam perencanaan penyelenggaraan kompetisi musim 2026/27,” ujar Ferry Paulus.

Berdasarkan hasil penilaian, sejumlah stadion telah melalui proses penilaian infrastruktur dalam Club Licensing Cycle 2025/26. Beberapa stadion diajukan dengan komitmen renovasi untuk memenuhi standar yang ditetapkan, sementara klub promosi dan klub yang terdegradasi juga telah mengajukan stadion kandang mereka sebagai bagian dari persiapan menghadapi musim kompetisi mendatang.

I.League menegaskan bahwa hasil penilaian ini merupakan bagian dari proses club licensing dan tidak secara otomatis menjadi penetapan akhir stadion yang akan digunakan pada kompetisi Championship musim 2026/27. Penggunaan stadion tetap mengacu pada proses verifikasi lanjutan, inspeksi operasional, serta ketentuan dan regulasi kompetisi yang berlaku. Status stadion dapat mengalami penyesuaian sesuai perkembangan kondisi infrastruktur, pelaksanaan renovasi, maupun pemenuhan persyaratan tambahan yang diperlukan.

Adapun stadion yang telah melalui proses penilaian infrastruktur dalam Club Licensing Cycle 2025/26 untuk kompetisi Championship adalah sebagai berikut:

  1. Persis Solo – Stadion Manahan
  2. PSBS Biak – (-)
  3. Semen Padang FC – Stadion H. Agus Salim Padang dan Stadion Gelora Bandung Lautan Api
  4. Deltras FC – Stadion Gelora Delta Sidoarjo
  5. FC Bekasi City – Stadion Patriot Candrabhaga
  6. Kendal Tornado FC – Stadion Sriwedari
  7. Persela Lamongan – Stadion Surajaya
  8. Persiba Balikpapan – Stadion Batakan
  9. Persikad – Stadion Pakansari
  10. Persiku Kudus – Stadion GOR Wergu Wetan Kudus
  11. Persipura Jayapura – Stadion Lukas Enembe
  12. Persiraja Banda Aceh – Stadion H. Dimurthala
  13. PS Barito Putera – Stadion Demang Lehman
  14. PSIS Semarang – Stadion Jatidiri
  15. PSMS Medan – Stadion Utama Sumatera Utara
  16. PSPS Pekanbaru – Stadion Kaharuddin Nasution
  17. Sumsel United – Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring dan Stadion Bumi Sriwijaya
  18. RANS Nusantara FC – Stadion Kanjuruhan
  19. Dejan FC – Stadion Gelora 10 November
  20. PSGC Ciamis – Stadion Galuh Ciamis

Catatan:
* Persis Solo, PSBS Biak, dan Semen Padang FC merupakan klub yang terdegradasi dari Super League musim 2025/26.
* RANS Nusantara FC, Dejan FC, dan PSGC Ciamis merupakan klub promosi ke Championship musim 2026/27.
* Stadion H. Agus Salim Padang, Stadion Sriwedari, Stadion GOR Wergu Wetan Kudus, Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, dan Stadion Galuh Ciamis diajukan dengan komitmen renovasi.
* Semen Padang FC dan Sumsel United mengajukan lebih dari satu stadion dalam proses club licensing.
* PSBS Biak tidak mengajukan stadion dalam proses penilaian infrastruktur Club Licensing Cycle 2025/26.
* Status penggunaan stadion pada musim kompetisi 2026/27 tetap mengacu pada proses verifikasi lanjutan dan ketentuan operasional kompetisi yang berlaku.

Daftar Stadion sesuai dengan pengajuan dari klub ke dalam AFC Club Licensing Administration System (AFC CLAS) siklus 2025/26 yang akan di pergunakan klub di regulasi kompetisi 2026/27.

Melalui proses ini, I.League berharap seluruh klub terus meningkatkan kualitas dan standar infrastruktur stadion secara berkelanjutan. Peningkatan kualitas venue pertandingan menjadi salah satu elemen penting dalam mewujudkan kompetisi yang profesional, aman, nyaman, dan memenuhi standar sepak bola nasional maupun internasional, sekaligus memberikan pengalaman terbaik bagi pemain, ofisial, media, mitra dan suporter.