Managers Meeting Liga Nusantara 2025/26 Digelar Jelang Kompetisi

Managers Meeting Liga Nusantara 2025/26 Digelar Jelang Kompetisi

20 November 2025

LIGA NUSANTARA 2025-26

Langkah progresif kembali diambil dalam perjalanan Liga Nusantara musim 2025/26. Melalui Manager Meeting yang berlangsung secara daring, I.League menghadirkan pemaparan regulasi, gambaran kompetisi terbaru, serta perkenalan sistem e-Start List sebagai momen penting yang menghubungkan visi operator liga dan kesiapan 24 klub peserta sebelum kompetisi resmi dimulai.

Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan pemahaman seluruh klub terkait penyelenggaraan kompetisi semi-profesional yang akan bergulir pada 29 November 2025. Di dalam agenda tersebut, I.League memaparkan arah penyelenggaraan musim baru, termasuk pembaruan regulasi yang kini memberikan perhatian lebih terhadap peningkatan kualitas lapangan dan kesiapan stadion. 

Selain itu, I.League juga mulai mengimplementasikan ketentuan terkait Etika (Code of Ethics) dan perilaku yang selaras dengan standar yang berlaku di Super League dan Championship, sebagai langkah untuk membangun kompetisi yang lebih profesional dan berintegritas.

Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, yang membuka acara, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh klub dalam diskusi yang berlangsung.

“Kami sangat bersemangat memasuki musim kedua Liga Nusantara. Meskipun pertemuan dilakukan secara daring, diskusi berjalan sangat produktif. Para manajer klub menunjukkan komitmen besar untuk bersama-sama memajukan kompetisi ini. Pembaruan yang kami hadirkan, termasuk e-Start List, diharapkan membuat penyelenggaraan liga semakin profesional dan efisien,” ujar Asep Saputra.

Di sisi lain, aturan mengenai penggunaan pemain muda tetap dipertahankan seperti musim sebelumnya, menegaskan komitmen I.League dalam memberikan kesempatan bermain yang konsisten bagi talenta-talenta muda Indonesia. Melalui keberlanjutan kebijakan ini, operator liga berharap regenerasi pemain dapat berlangsung secara optimal di level semi-profesional.

Sebagai tambahan pembaruan, I.League juga memperkenalkan e-Start List, sebuah inovasi digital yang dirancang untuk menyederhanakan dan memodernisasi proses administrasi pertandingan. Sistem ini diharapkan mampu menghadirkan efisiensi yang lebih tinggi sekaligus meminimalkan potensi kesalahan dalam pengelolaan data pertandingan.

Dengan rangkaian pembaruan regulasi dan kesiapan teknis yang telah disampaikan, I.League menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kompetisi yang lebih profesional, berintegritas, dan berdampak positif bagi perkembangan sepak bola Indonesia.

Di akhir agenda, General Manager Competition Operation I.League, Ronny Suhatril, tetap menegaskan pentingnya peran kebijakan pemain muda dalam pembinaan sepak bola nasional.

“Kebijakan pemain muda bukan hanya aturan, tetapi investasi jangka panjang bagi sepak bola Indonesia. Kami berharap menit bermain yang lebih besar bagi talenta muda dapat melahirkan generasi emas baru. Liga Nusantara menjadi panggung penting bagi mereka untuk berkembang,” jelas Ronny Suhatril.