Penugasan Wasit Merupakan Wewenang PSSI

Penugasan Wasit Merupakan Wewenang PSSI

23 Desember 2025

BRI SUPER LEAGUE 2025-26

JAKARTA - I.League menegaskan bahwa penugasan wasit dalam seluruh kompetisi resmi di Indonesia sepenuhnya merupakan kewenangan PSSI, dan bukan menjadi domain atau kewenangan operator kompetisi.

Penegasan ini disampaikan untuk meluruskan berbagai persepsi yang berkembang di publik terkait peran dan tanggung jawab masing-masing pihak dalam penyelenggaraan kompetisi sepak bola nasional.

Sebagai operator kompetisi profesional, I.League memiliki mandat utama untuk mengelola aspek teknis dan operasional kompetisi, termasuk perencanaan jadwal pertandingan, manajemen pertandingan, regulasi kompetisi, serta penyelenggaraan liga secara profesional dan berkelanjutan.

Sementara itu, penunjukan, penugasan, evaluasi, dan pembinaan wasit sepenuhnya berada di bawah otoritas PSSI melalui perangkat dan komite yang membidangi perwasitan, sesuai dengan Statuta PSSI dan regulasi yang berlaku.

I.League tidak memiliki kewenangan untuk menunjuk, mengganti, ataupun mengatur penugasan wasit dalam pertandingan. Seluruh proses tersebut merupakan tanggung jawab penuh PSSI sebagai induk organisasi sepak bola nasional.

Dalam praktiknya, I.League hanya menjalankan fungsi koordinatif dan administratif, seperti menyampaikan jadwal pertandingan dan kebutuhan operasional kepada PSSI, agar proses penugasan wasit dapat berjalan tepat waktu dan sesuai prosedur.

I.League juga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga integritas kompetisi dengan menjalankan peran secara profesional, transparan, dan sesuai dengan batas kewenangan yang telah diatur.

Keberhasilan kompetisi nasional hanya dapat tercapai melalui sinergi yang kuat antara PSSI sebagai regulator, operator kompetisi, klub, perangkat pertandingan, dan seluruh pemangku kepentingan sepak bola Indonesia.

I.League berharap publik dan seluruh pihak dapat memahami pembagian peran yang jelas antara regulator dan operator, sehingga kepercayaan terhadap penyelenggaraan kompetisi sepak bola nasional tetap terjaga.