PSSI dan I.League Gelar Match Commissioner Refreshment, Perkuat Kesiapan Pengawasan Kompetisi 2026/27

PSSI dan I.League Gelar Match Commissioner Refreshment, Perkuat Kesiapan Pengawasan Kompetisi 2026/27

9 Agustus 2026

SUPER LEAGUE 2026-27

TANGERANG – PSSI bersama I.League menggelar Match Commissioner Refreshment Super League & Championship 2026/27 sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi musim 2026/27. Kegiatan yang berlangsung pada 7–9 Agustus 2026 di Kabupaten Tangerang ini diikuti oleh 100 peserta.

Program refreshment tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan para Match Commissioner memiliki pemahaman yang selaras mengenai regulasi, prosedur operasional pertandingan, teknologi, pelaporan, hingga aspek media, broadcasting, dan komersial yang berkaitan dengan penyelenggaraan pertandingan.

Kegiatan diawali dengan proses registrasi peserta pada 7 Agustus 2026, dilanjutkan dengan pembukaan. Selanjutnya, peserta mendapatkan materi dari Asep Saputra (Direktur Kompetisi I.League), Takeyuki Oya (Deputy Direktur Kompetisi & Komersial I.League) dan Ronny J. Suhatril (GM Competition Operation I.League), sebelum mengikuti sesi Media & Broadcasting yang disampaikan oleh tim Media & Broadcast I.League.

Memasuki hari kedua, materi yang diberikan semakin beragam dan mencakup aspek-aspek penting dalam operasional pertandingan. Peserta mendapatkan materi dari Komite Disiplin PSSI, kemudian dilanjutkan dengan pembahasan Regulasi & Pertandingan Super League & Championship 2026/27 oleh Competition Operation I.League.

Selain aspek regulasi dan operasional, refreshment juga membekali peserta dengan pemahaman mengenai perkembangan teknologi dalam sepak bola melalui sesi Football Technology Innovation, serta aspek komersial melalui materi dari Commercial and Business I.League.

Penguatan kompetensi berbasis teknologi juga menjadi salah satu fokus dalam kegiatan ini. Para peserta mendapatkan materi mengenai Sistem LIAS & SIAP dari tim IT I.League dan mengikuti tes sebagai bagian dari rangkaian kegiatan refreshment.

Pada hari terakhir, 9 Agustus 2026, peserta mengikuti sesi Sistem Reporting yang disampaikan oleh Ronny Suhatril, kemudian dilanjutkan dengan tes tertulis sebelum kegiatan ditutup dengan agenda penutupan dan check out.

Melalui kegiatan ini, PSSI dan I.League menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas dan penyamaan pemahaman Match Commissioner sebagai salah satu unsur penting dalam memastikan pertandingan berjalan sesuai regulasi dan standar operasional yang telah ditetapkan.

Match Commissioner memiliki peran strategis dalam mengawal berbagai aspek pertandingan, mulai dari koordinasi, penerapan regulasi, pengawasan operasional, hingga pelaporan pertandingan. Karena itu, peningkatan kompetensi secara berkala menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas penyelenggaraan kompetisi.

Match Commissioner Refreshment Super League & Championship 2026/27 diharapkan tidak hanya menjadi forum penyegaran pengetahuan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara PSSI, I.League, Match Commissioner, serta seluruh stakeholder pertandingan dalam menyambut musim kompetisi 2026/27.

“Kami ingin memasuki musim Super League dan Championship 2026/27 dengan kesiapan yang lebih baik. Perkembangan sepak bola saat ini tidak hanya menyangkut aspek teknis pertandingan, tetapi juga regulasi, teknologi, media, broadcasting, komersial, hingga sistem pelaporan. Seluruh aspek tersebut harus dipahami dengan baik oleh Match Commissioner karena mereka menjadi salah satu bagian penting dalam memastikan seluruh proses pertandingan berjalan secara profesional,” ujar Direktur Utama I.League, Ferry Paulus.

Dengan pemahaman dan standar kerja yang semakin seragam, keberadaan Match Commissioner diharapkan dapat semakin mendukung terciptanya penyelenggaraan pertandingan Super League dan Championship 2026/27 yang profesional, konsisten, dan sesuai standar yang ditetapkan.