JAKARTA -- Persija Jakarta mengambil keputusan yang tidak mudah dalam masa persiapan menyongsong musim 2026/27. Satu dari lima kiper yang dimiliki saat ini, Cyrus Margono, dilepas ke salah satu kontestan kasta tertinggi dengan status pinjaman.
Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kebutuhan profesional kedua belah pihak. Dari sisi Persija, memiliki stok kiper yang terlalu banyak tentu bukan kondisi yang ideal sehingga melepas salah satunya menjadi langkah yang dinilai tepat.
Selain Cyrus, Persija masih memiliki Andritany Ardhiyasa, Nadeo Argawinata, Aqil Savik, dan Hafizh Rizkianur. Sementara bagi Cyrus, masa peminjaman ini membuka peluang yang lebih besar untuk mendapatkan menit bermain secara reguler, sesuatu yang penting bagi perkembangan karirnya.
Persija tentu berharap dapat menyambut kembali Cyrus setelah masa peminjamannya berakhir dengan kualitas yang semakin matang. Terlebih, penjaga gawang berusia 24 tahun itu masih memiliki sisa kontrak selama dua musim bersama Macan Kemayoran.
Presiden Persija, Mohamad Prapanca berharap kiper kelahiran New York 24 tahun yang lalu itu dapat menyerap ilmu sebanyak-banyak dalam masa peminjaman.
“Cyrus merupakan pemain yang memiliki potensi dan kualitas. Saat ini, hal terpenting bagi perkembangannya adalah mendapatkan kesempatan bermain dan pengalaman bertanding yang lebih banyak,” kata Prapanca.
“Kami berharap masa peminjaman bersama sesama klub Super League dapat dimanfaatkan Cyrus dengan baik untuk terus meningkatkan kemampuan, membangun kepercayaan diri, dan menunjukkan kualitas terbaiknya. Pengalaman tersebut tentu akan sangat berharga bagi perkembangan karirnya. Sehingga ketika kembali nanti, dapat memberikan kontribusi yang lebih maksimal bagi Persija,” pungkasnya.