PAMEKASAN - Tren positif BRI Super League 2025/26 tengah dirasakan Arema FC. Tiga kemenangan beruntun menjadi modal penting bagi tim jelang laga pekan ke-22 menghadapi Madura United FC di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Sabtu (21/2) malam.
Untuk itu tim memburu kemenangan keempat beruntun untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara, saat ini tim berada di posisi ke-9 dengan perolehan 30 poin. Jika mampu menang, peluang naik ke posisi yang lebih baik akan terbuka, sekaligus mempersempit jarak dengan tim-tim di atasnya.
“Kami mau bertahap untuk melalui laga demi laga dengan baik. Ketika bagus di permainan, hasil bagus, secara posisi kami akan naik,” ujar pelatih Arema FC, Marcos Santos.
Apaagi laga berlangsung dalam suasana bulan Ramadan yang membuat tim harus beradaptasi dengan jadwal malam usai menjalani puasa. Namun dia menilai semua tim berada dalam situasi yang sama.
“Saya mau lakukan di latihan untuk tidak turun intensitas seperti beberapa laga lalu. Pasti ada yang turun, tapi kami usahakan untuk bisa stabil, untuk selalu naik. Kami mau naik,” imbuhnya.
Meski Madura United belum stabil di kandang dalam beberapa laga terakhir, dia justru melihat itu sebagai tanda bahaya. Untuk itu dia meminta pemain datang dengan kesiapan penuh.
“Mereka pasti ingin lebih tanggung jawab di kandang. Melawan kami bisa saja mencari menang. Jadi saya mau pemain konsentrasi juga, semoga tidak pas lawan kami Madura United menang. Kami datang ke sana harus konsentrasi dan kita lebih siap menghadapi segala kemungkinan,” tuturnya.
Seperti diketahui Arema FC datang dengan catatan positif, dalam lima pertemuan melawan Madura United, tidak pernah kalah. Namun dia menolak terlena oleh statistik karena dia memastikan laga berjalan berbeda.
“Karena ada pelatih dari Brasil juga, Parreira. Dia tahu sepak bola Asia karena pernah di Malaysia. Dia menjadi tim kepelatihan Tim nasional Brasil yang pernah juara. Kita respek ke sana supaya laga bisa bagus,” kata Marcos Santos.