BEKASI -- Arema FC bukan hanya kehilangan tiga poin saat menghadapi Persija Jakarta pada pekan keenam BRI Super League 2026/27. Tim juga kehilangan momentum ketika berusaha keluar dari tekanan, sebelum akhirnya harus menerima kekalahan telak 1-5 di Stadion Patriot Candra Bhaga, Bekasi, Rabu (21/10) malam.
Arema FC kesulitan mengimbangi efektivitas serangan tuan rumah. Pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengakui tim menghadapi pertandingan yang sulit.
“Bermain disini melawan Persija selalu menjadi tantangan tersendiri. Tepat saat kami mulai mendapatkan momentum dalam permainan, kami justru kebobolan gol kedua," kata pelatih asal Brasil itu.
"Lalu, ketika kami harus lebih menekan ke depan, Persija menunjukkan kualitas mereka dan mencetak gol-gol tersebut,” imbuhnya.
Persija membuka keunggulan melalui Alexander Jeremejeff pada menit ke-10 setelah memanfaatkan umpan Rayhan Hannan.
Arema berusaha merespons tekanan tersebut, tetapi kesalahan dalam membangun serangan menjelang turun minum justru dimanfaatkan Jeremejeff untuk mencetak gol keduanya pada menit ke-45.
Memasuki babak kedua, Arema mencoba meningkatkan intensitas serangan. Masuknya Gabriel Silva membantu Singo Edan lebih berani keluar dari tekanan.
Namun, upaya memperkecil ketertinggalan tidak berjalan sesuai harapan. Lawan justru memperlebar keunggulan melalui Stephan Loncar pada menit ke-76 dan Victor Dethan empat menit berselang.
Gabriel Silva sempat mencetak gol balasan pada menit ke-87, tetapi Ivan Mamut kembali menjebol gawang Arema pada masa tambahan waktu.
Di tengah hasil buruk tersebut, pelatih berusia 47 tahun itu melihat ada bagian dari permainan timnya yang masih bisa menjadi pijakan untuk melakukan perbaikan.
“Menurut saya di babak pertama, organisasi permainan, serta komitmen yang ditunjukkan oleh para pemain keinginan mereka untuk berkembang dan berupaya menjadi lebih baik semuanya terlihat jelas," ujar Marcos Santos.
"Kompetisi ini memang masih di tahap awal, tetapi kami harus perlu berbenah agar tidak berakhir hanya berkutat di papan tengah klasemen,” pungkasnya.
Kekalahan dari Persija membuat Arema tertahan di posisi ke-11 klasemen sementara BRI Super League 2026/27 dengan perolehan enam poin.