SLEMAN -- Madura United U18 belum berhasil meraih hasil maksimal saat menghadapi PSS Sleman dalam pertandingan pertama lanjutan Grup C Elite Pro Academy (EPA) One 2026/27, Sabtu (31/10). Laskar Sape Kerrab Ngodeh harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor tipis 1-2.
Meski menelan kekalahan, Pelatih Madura United U18 Noerjati menilai anak asuhnya telah menunjukkan permainan yang cukup baik. Sepanjang pertandingan, sejumlah peluang berhasil diciptakan, tetapi belum mampu dimaksimalkan menjadi gol. "Sayang tadi banyak peluang juga. Tadi mainnya anak-anak bagus," ujarnya.
Kendati demikian, Noerjati menyoroti performa lini belakang yang dinilai masih perlu dibenahi. Menurutnya, para pemain belakang masih kerap kehilangan ketenangan ketika mendapat tekanan dari lawan. "Hanya memang pemain kami yang di belakang kalau diserang suka ada panik," katanya.
Terlepas dari hasil tersebut, Noerjati menilai permainan anak asuhnya menunjukkan perkembangan positif. Apalagi, mereka harus menghadapi PSS Sleman yang tampil sebagai tuan rumah dengan komposisi skuad lebih matang.
Perkembangan permainan Madura United U18 terlihat pada babak kedua. Namun, penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah karena sejumlah peluang di lini depan belum mampu dikonversi menjadi gol.
Noerjati berharap, kekalahan pada pertandingan pertama ini bisa menjadi bahan evaluasi sekaligus pelajaran berharga bagi para pemain untuk tampil lebih baik pada laga berikutnya.