SLEMAN -- PSS Sleman yang berstatus sebagai tim promosi di arena Super League 2026/27, terus mempersiapkan diri. Peningkatan berarti terus ditunjukkan sejumlah pemain yang menjalani proses recovery intensif bersama tim medis tim berjuluk Super Elang Jawa.
Mereka dinilai mengalami perkembangan positif dengan mengikuti latihan bersama tim serta terlibat penuh di sesi game pada latihan di hari sebelumnya.
“Ya, tim menunjukkan perkembangan yang bagus. Memang ada beberapa pemain yang sempat mengalami cedera, tetapi saat ini hampir semua pemain sudah bisa kembali turun ke lapangan. Itu menjadi hal yang positif. Saya senang melihat perkembangan tersebut,” ungkap Pelatih Kepala PSS Sleman, Pieter Huistra.
Sementara Manajer Tim PSS Sleman, Agus Purwoko, turut menyampaikan kabar positif mengenai perkembangan kondisi para pemain yang tengah menjalani proses pemulihan.
“Sejumlah pemain yang sebelumnya mengalami cedera menunjukkan perkembangan positif dalam proses pemulihannya. Stefan Ashkovski telah mulai kembali bergabung bersama tim, demikian pula Melvyn Lorenzen,” ucap Agus Purwoko.
Saat ini, Frederic Injai menjadi salah satu pemain yang masih menjalani proses pemulihan. Tim medis terus memantau kondisinya secara berkala agar proses pemulihan berjalan optimal dan ia dapat kembali bergabung bersama tim dalam kondisi yang benar-benar siap.
“Kami berharap Injai dapat segera pulih sepenuhnya, kembali mencapai kondisi terbaik, dan bergabung lagi bersama rekan-rekannya,” imbuhnya.
Menurutnya dengan perkembangan kondisi pemain yang terus meningkat seiring bertambahnya intensitas latihan, dan beberapa uji tanding membuat perkembangan selalu menunjukan peningkatan.
“Dari sisi kebugaran fisik, para pemain menunjukan peningkatan yang semakin baik. Secara taktikal pun sudah terlihat perkembangannya, begitu pula dengan kekompakan dan chemistry antarpemain yang mulai terbentuk,” tuturnya.
Dengan komposisi skuad yang mengalami sejumlah perubahan, membangun pemahaman dan chemistry antarpemain menjadi bagian penting dalam persiapan tim.
Dia melihat proses tersebut berjalan dengan baik. Para pemain dinilainya mampu beradaptasi dalam waktu relatif singkat dan mulai menyatu dengan karakter permainan tim termasuk para pemain asing.
“Menurut saya, mereka beradaptasi dengan cepat. Dalam waktu yang relatif singkat, mereka sudah mampu menyatu dan membangun chemistry dengan tim,” pungkas Agus Purwoko.