Dejan Antonic Sebut Performa Kabau Sirah Menurun

Dejan Antonic Sebut Performa Kabau Sirah Menurun

29 Desember 2025

BRI SUPER LEAGUE 2025-26 SEMEN PADANG FC

PAMEKASAN – Tekad kuat Semen Padang FC untuk dapat kembali mencatat hasil positif tak kesampaian. Kabau Sirah akhirnya harus menyerah dengan skor mencolok 1-5 atas tuan rumah Madura United FC di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Minggu (28/12) malam.

Gelontoran gol dari Madura United lahir lewat aksi Luiz Marcelo Morais menit 5 dan 79, Jorge Ambrosio menit 14, Jordy Hendrik Wehrmann menit ke-55 dan Albertine Joao menit ke-72 (penalti)

Sedangkan satu-satunya gol balasan yang diciptakan oleh Semen Padang disumbang Cornelius Stewart menit ke-56.

Hasil yang tentunya bertolak belakang dibanding laga lawan Persija Jakarta pekan lalu. Pada laga pekan ke-15 itu, Semen Padang menang 1-0 atas Macan Kemayoran yang ada di papan atas.

Menurunnya grafik permainan Semen Padang ini juga diakui oleh pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic.

“Saya rasa performa kita pada pertandingan ini jauh dibanding saat laga lawan Persija. Sebenarnya kita punya banyak alasan. Tapi yang sangat terasa adalah karena tiga pemain mendadak tidak bisa tampil. Rui Rampa cedera, sedangkan Amrizal Umanailo dan Muhammad Ridwan sakit,” kata Dejan Antonic.

Pelatih asal Serbia ini juga menyayangkan skor akhir yang terbilang telak. “Skor 1-5 terlalu besar. Kita sebenarnya punya beberapa peluang namun terbuang,” ucap dia menambahkan.

Yang pasti, Dejan Antonic menyebutkan anak asuhannya tak boleh larut dalam kekecewaan berlama-lama. “Kita tidak punya banyak waktu untuk kecewa yang berlarut-larut dan harus segera berangkat ke Yogyakarta,” ujar Dejan Antonic lagi.

Mantan pelatih Madura United hingga Borneo FC itu berharap pemainnya bisa kembali dalam semangat yang positif. “Kita harus tetap menatap kedepan. Semangat anak-anak untuk laga berikutnya harus dikobarkan. Semoga saja kita bisa memetik poin di laga berikutnya nanti,” ucapnya serius.

Kekalahan ini membuat Semen Padang masih ada di peringkat ke-16 atau tiga terbawah yang artinya masih di zona merah. Kabau Sirah baru mengoleksi 10 poin dari 15 laga yang sudah dijalani.