Dendy yang Kembali Perkuat Persela

Dendy yang Kembali Perkuat Persela

16 Juni 2026

PEGADAIAN CHAMPIONSHIP 2025-26 PERSELA LAMONGAN

LAMONGAN – Sebuah perjalanan panjang akhirnya menemukan pelabuhan terakhirnya. Setelah tujuh tahun berkelana dan mengukir karier bersama Bhayangkara Presisi Lampung FC, Dendy Sulistyawan akhirnya resmi "pulang kampung". Penyerang berusia 29 tahun ini telah memutuskan untuk kembali berseragam biru muda, warna kebanggaan Persela Lamongan.

Kembalinya putra daerah asal Kecamatan Ngimbang ini disambut dengan antusiasme tinggi. Bagi Dendy, kepindahan ini bukanlah sekadar transfer pemain, melainkan pemenuhan kerinduan akan tempat di mana ia pertama kali tumbuh dan bermimpi menjadi pesepak bola profesional.

Dendy tak bisa menyembunyikan rasa haru dan bahagianya saat kembali menginjakkan kaki di klub yang membesarkan namanya tersebut. Ia mengakui bahwa kepulangannya ini didorong oleh ikatan emosional yang tak pernah putus, meski ia telah lama merantau.

"Kalau perasaan, yang pertama pasti alhamdulillah senang. Akhirnya setelah mungkin lebih dari tujuh tahun, akhirnya bisa kembali lagi membela tim tanah kelahiran," ujar Dendy.

Proses kepulangannya pun terbilang lancar. Dendy memberikan apresiasi khusus kepada manajemen Persela serta sosok penting di balik layar yang memuluskan jalan kembalinya.

Menariknya, langkah Dendy kembali ke Lamongan tidak semulus tanpa godaan. Sejumlah klub besar di kasta tertinggi kompetisi tanah air dikabarkan sempat melayangkan tawaran menggiurkan kepadanya. Namun, Dendy dengan tegas memilih untuk setia pada panggilan jiwanya. Keputusan ini menjadi bukti nyata bahwa bagi Dendy, materi bukanlah segalanya. Ikatan batin dengan Persela jauh lebih bernilai dibandingkan tawaran klub lain.

"Yang pasti pertama mungkin salah satunya panggilan jiwa. Apalagi saya dulu lahir dari Persela sebelum saya ke Bhayangkara FC. Ini saatnya saya untuk pulang dan kembali lagi membawa kejayaan di Persela," tegasnya.

Kehadiran Dendy di Persela bukan sekadar untuk menjadi pemain pelengkap. Ia membawa misi besar untuk mengembalikan kejayaan tim yang telah membentuk karakter sepak bolanya sejak kecil.

Bagi Dendy, Persela adalah rumah yang telah memberinya mimpi dan harapan. Ia bahkan telah memiliki rencana jangka panjang untuk menutup buku perjalanan karier profesionalnya di tanah kelahiran.

"Kalau untuk pulang ke Persela itu, sebelum saya keluar dari Persela, saya sudah berpikir bahwasanya suatu saat saya akan pulang. Karena sedari kecil saya bercita-cita memang bermain untuk Persela. Saya juga punya cita-cita suatu saat akan mengakhiri karier di Persela juga," pungkasnya dengan penuh keyakinan.

Kini, publik Lamongan menantikan aksi Dendy di lapangan, berharap kehadirannya mampu memberikan warna baru dan membawa Persela meraih prestasi yang lebih baik di musim mendatang.