SERANG – Stadion Internasional Banten akan menjadi saksi bisu pertarungan sengit dalam lanjutan BRI Super League 2025/26. Tuan rumah Dewa United Banten FC dijadwalkan menjamu sang pemuncak klasemen, Persib Bandung pada laga pekan ke-28, Senin (20/4) malam.
Laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan panggung benturan dua identitas permainan yang sangat kontras.
Pelatih Dewa United menyadari sepenuhnya kualitas tim tamu yang datang dengan modal mentereng. Persib Bandung saat ini memegang rekor 14 pertandingan tak terkalahkan di liga.
"Persib adalah tim yang bermain dengan bola-bola panjang (long ball), sangat oportunis. Mereka tidak banyak bermain di tengah, tapi membawa banyak pemain ke depan dengan mengandalkan kualitas fisik," ujar pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink.
Sebaliknya, Dewa United tetap setia dengan filosofi mereka sendiri. "Kami adalah tim dengan gaya bermain kolektif melalui lini tengah untuk menciptakan peluang. Ini akan menjadi tantangan yang sangat bagus bagi kami."
Meski saat ini berada di posisi ke-8, performa Banten Warrior sedang dalam tren menanjak signifikan. Setelah sempat kesulitan di paruh pertama musim, pergerakan di jendela transfer paruh musim terbukti menjadi kunci perubahan.
"Mood tim sedang sangat bagus. Persaingan internal di dalam skuat semakin kompetitif, dan kami siap untuk mencoba memenangkan pertandingan besok malam," tambahnya.
Walaupun terpaut jarak posisi di klasemen, Dewa United memiliki modal kepercayaan diri tinggi saat bertemu tim-tim raksasa. Musim ini, mereka tercatat sukses menumbangkan Borneo FC Samarinda dan menahan imbang Persija Jakarta.
"Meskipun kami di posisi ke-8 dan mereka di posisi pertama, kami sudah membuktikan bisa bersaing dengan tim papan atas. Kami siap memberikan hiburan sekaligus hasil bagus bagi pendukung di Banten," tutup sang pelatih.