SERANG - Menjelang laga pekan ke-26 BRI Super League 2025/26, bek andalan Dewa United Banten FC, Johnathan Pereira, menyatakan kesiapannya untuk meredam serangan PSIM Yogyakarta. Laga krusial ini dijadwalkan berlangsung di Banten International Stadium (BIS), Jumat (3/4).
Setelah meraih hasil positif 1-1 melawan tuan rumah Persija Jakarta di pekan sebelumnya, Johnathan menegaskan bahwa seluruh penggawa Banten Warriors sudah dalam kondisi siap tempur. Masa libur singkat yang diberikan tim pelatih telah dimanfaatkan dengan baik untuk memulihkan tenaga dan mempertajam fokus.
"Setelah libur beberapa hari, kami sudah kembali latihan. Latihannya bagus dan kami fokus. Kami bermain bagus saat lawan Persija, dan sekarang fokus kami sepenuhnya beralih ke pertandingan selanjutnya," ujar bek tangguh tersebut dalam sesi konferensi pers.
Secara khusus, Johnathan memberikan perhatian ekstra terhadap kekuatan lini serang PSIM Yogyakarta. Ia menilai tim lawan memiliki komposisi pemain asing dan lokal yang solid, serta lini pertahanan yang sulit ditembus.
Namun, fokus utamanya besok adalah mematikan pergerakan sektor sayap kiri PSIM yang dikenal memiliki kecepatan di atas rata-rata.
"PSIM punya pemain asing dan lokal yang bagus, sayap kirinya cepat, dan saya juga suka kipernya. Khusus untuk sayap kiri, dia akan jadi lawan langsung saya besok," ungkap Johnathan.
Meski mengakui kualitas individu pemain lawan, pemain bernomor punggung 4 ini tetap optimistis dengan kekuatan timnya sendiri. Ia percaya bahwa kualitas kolektif Dewa United mampu mengatasi perlawanan Laskar Mataram di hadapan pendukung sendiri.
"Kami juga punya pemain dan kualitas bagus. Kami harus menunjukkannya besok di lapangan untuk meraih kemenangan," tegasnya menutup pernyataan.
Dewa United saat ini tengah berupaya keras untuk merangkak naik ke posisi enam besar klasemen. Kemenangan atas PSIM Yogyakarta besok menjadi harga mati demi menjaga asa bersaing di papan atas BRI Super League musim ini.