PAMEKASAN -- Madura United FC resmi memperkenalkan jersey home, away, dan third terbaru pada Kamis (27/8). Ketiga jersey tersebut akan digunakan untuk mengarungi Super League 2026/27.
Peluncuran jersey terbaru Laskar Sape Kerrab ini merupakan hasil kerja sama dengan X-Ten Indonesia sebagai apparel resmi tim pada musim ini.
Direktur Madura United, Annisa Zhafarina, sekaligus desainer jersey home dan away, menjelaskan desain tersebut membawa pesan tentang keberanian, keteguhan, dedikasi, serta keterikatan klub dengan budaya dan identitas masyarakat Madura.
Menurutnya, jersey home mengusung pola loreng merah putih, yang mengadaptasi visual dari pakaian adat pesa'an Madura. Konsep tersebut menjadi simbol keterikatan Madura United dengan budaya dan tradisi lokal Madura.
Kombinasi warna merah, putih, dan hitam juga memiliki makna tersendiri. Merah melambangkan keberanian dan semangat juang masyarakat Madura. Putih merepresentasikan kesucian, ketulusan hati, dan kejujuran dalam menjalani kompetisi secara sportif dan bersih. Hitam menggambarkan keteguhan jiwa serta identitas budaya yang tidak tergoyahkan.
Tak hanya warna, jersey home juga memiliki tekstur bermotif Pulau Madura. Motif tersebut dipadukan dengan ventilasi udara sekaligus menjadi penegas identitas tanah kelahiran dalam setiap helai jersey.
Sementara itu, jersey away tampil dengan struktur geometri berbentuk petak yang terinspirasi dari tambak garam. Pola simetris tersebut melambangkan fondasi yang kokoh, disiplin, dan keteraturan dalam bertanding.
"Setiap petak dalam desain jersey away menggambarkan garis perjuangan sekaligus kerja keras para petani garam yang dengan sabar mengolah tanah hingga menghasilkan kristal garam yang bernilai. Gradasi merah-hitam kemudian memperkuat kesan ketangguhan dan pijakan yang kuat, sekaligus memberikan nuansa premium pada jersey," jelas Nisa.
Adapun jersey third hadir dengan warna hitam pekat. Kata Nisa, dalam filosofi desainnya, hitam tidak dimaknai sebagai kegelapan maupun kejahatan, tetapi sebagai simbol ketegasan, ketangguhan, dan kerendahan hati yang terinspirasi dari falsafah hidup masyarakat Madura.
Jersey ketiga tersebut dilengkapi gelombang putih pada bagian kerah dan lengan yang menyerupai denyut nadi. Bentuk gelombang yang naik-turun menggambarkan dinamika perjalanan sebuah tim, mulai dari puncak kejayaan hingga menghadapi berbagai tantangan.
"Desain tersebut sekaligus menyampaikan pesan bahwa proses bertumbuh membutuhkan dinamika dan ketangguhan untuk terus bergerak maju," tambahnya.
Garis putih pada bagian badan jersey third juga memiliki makna sebagai simbol keutuhan identitas. Ilustrasi rangkulan menggambarkan klub, pemain, dan suporter yang berdiri sejajar serta merangkul visi, sejarah, dan kebanggaan yang sama.
"Pesan “Never Walk Alone” menjadi penegas bahwa Madura United dan suporternya tidak berjuang sendirian, baik ketika meraih kemenangan maupun saat berada dalam masa sulit," tandasnya.