Gali Freitas Kembali sebagai Lawan, Tavares Ungkap Alasan Persebaya Melepasnya

Gali Freitas Kembali sebagai Lawan, Tavares Ungkap Alasan Persebaya Melepasnya

26 Oktober 2026

BRI SUPER LEAGUE 2026-27 PERSEBAYA SURABAYA

SURABAYA -- Pertemuan Persebaya Surabaya dengan Madura United FC pada pekan ketujuh BRI Super League 2026/27 menghadirkan cerita tersendiri bagi pelatih Bernardo Tavares. Salah satu pemain yang harus diwaspadainya justru merupakan sosok yang pernah mendapatkan kepercayaan langsung darinya.

Pemain tersebut adalah Gali Freitas, winger asal Timor Leste yang kini memperkuat Madura United dengan status pinjaman dari Persebaya. Kehadirannya membuat pertandingan ini memiliki dimensi berbeda.

Dia bukan hanya mengenal lingkungan Persebaya karena pernah bekerja di bawah arahan Bernardo Tavares. Sehingga akan tampil dengan motivasi berlipat pada laga yang akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Senin (26/10) malam.

"Gali adalah pemain yang saat saya tiba di bulan Januari belum menunjukkan performa yang baik. Saya menaruh kepercayaan padanya dan ia pun mulai tampil impresif," kata Bernardo Tavares.

"Ia akhirnya meninggalkan klub bukan karena performanya di lapangan. Melainkan karena perilakunya di luar lapangan," ucapnya lagi.

"Saya tidak habis pikir bagaimana mungkin kita meminjamkan seorang pemain ke klub lain. Lalu pemain tersebut justru bisa bermain melawan kita meskipun itu bukan tanggung jawab saya," imbuhnya.

Seperti diketahui, Gali Freitas bukan sosok asing dalam persaingan sepak bola Indonesia. Sebelum bergabung dengan Persebaya pada musim 2025/26, ia pernah memperkuat PSIS Semarang selama dua musim.

Bersama Persebaya dia mencatatkan enam gol dan tujuh assist dalam 32 laga di musim lalu. Catatan tersebut menunjukkan kontribusinya sebagai salah satu pemain yang mampu memberikan ancaman dari sektor sayap.

Kini, bersama Madura United, dia memiliki kesempatan menghadapi mantan klubnya secara langsung. "Saya yakin Gali akan memainkan pertandingan terbaik dalam hidupnya, karena ia ingin membuktikan bahwa keputusan melepasnya adalah sebuah kesalahan," ujar Bernardo Tavares.

"Menurut pandangan saya, sejauh ini dalam enam laga yang telah ia jalani menunjukkan performa yang bagus," pungkasnya.