Garudayaksa FC Dibungkam Persita, Milos Joksic Kecewa Berat

Garudayaksa FC Dibungkam Persita, Milos Joksic Kecewa Berat

10 Oktober 2026

BRI SUPER LEAGUE 2026-27 GARUDAYAKSA FC

SERANG -- Persita Tangerang sukses mengamankan tiga poin krusial usai menaklukkan Garudayaksa FC dengan skor tipis 2-1 dalam laga pekan keempat BRI Super League 2026/2027 yang digelar di Banten International Stadium, Serang, pada Sabtu (10/10).

Pertandingan berlangsung sangat sengit dan diwarnai drama gol di menit-menit akhir. Pendekar Cisadane langsung mengejutkan di awal babak kedua ketika pertandingan baru berjalan 30 detik alias menit ke-46, lewat gol cepat Alexandre Ramalingom. 

Garudayaksa FC sempat bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-75 berkat aksi striker pengganti, Brian Rubio. Namun, saat laga tampaknya akan berakhir imbang, Aleksa Andrejic keluar sebagai pahlawan tuan rumah lewat gol dramatisnya di masa injury time, tepatnya menit 90+2.

Hasil manis ini membawa Persita melesat ke peringkat empat klasemen sementara dengan koleksi delapan poin. Sebaliknya, kekalahan dramatis ini membuat Garudayaksa FC terpuruk dan masih tertahan di peringkat ke-13 klasemen karena belum sekalipun mencicipi kemenangan perdana musim ini.

Kekalahan menyakitkan di penghujung laga ini tentu meninggalkan kekecewaan mendalam bagi Pelatih Kepala Garudayaksa FC, Milos Joksic. Ia menyayangkan hilangnya fokus timnya, terutama gol cepat di awal babak kedua yang mengubah total jalannya pertandingan.

"Pertama-tama, saya memiliki ekspektasi yang tinggi terhadap tim saya hari ini karena ini adalah pertama kalinya kami memiliki skuad yang utuh. Di babak pertama kami bermain sangat disiplin dan skor imbang 0-0. Di babak kedua, gol yang mereka cetak setelah 30 detik babak kedua mengubah segalanya dalam pertandingan, dan setelah itu kami bermain bagus, kami mencetak gol. Kami punya banyak peluang untuk mencetak satu gol lagi, tetapi tim saya tidak cukup baik dan di waktu tambahan kami kebobolan satu gol lagi. Saya sangat kecewa," ungkap Milos Joksic usai pertandingan.

Meski menilai timnya tidak layak kalah melihat kerja keras di lapangan, pelatih asal Serbia itu mengakui bahwa skuadnya sempat kehilangan arah usai kebobolan gol pertama.

"Kami tidak bermain bagus, tapi kami pastinya tidak layak untuk kalah. Dan yang bisa saya katakan, selamat kepada Persita atas kemenangan ini. Bagi tim saya, ini adalah pelajaran besar dan bagi saya secara pribadi, ini sangat-sangat mengecewakan. Saya bahkan tidak tahu harus berkata apa, tapi saya merasa sangat buruk," dia menambahkan.

Milos menyoroti buruknya transisi dan kurangnya pergerakan tanpa bola dari para pemainnya di atas lapangan yang kerap memudahkan lawan membaca permainan.

"Pertama, kami tidak boleh kehilangan permainan setelah tertinggal 0-1. 10 menit berikutnya kami bermain sangat buruk dan dalam 10 menit itu kami membuka ruang di mana-mana. Kami terlihat seperti bermain tanpa arah. Setelah itu kami mulai bermain bersama, kami harus lebih unik sebagai tim, kami harus lebih banyak melakukan operan, lebih banyak umpan di sepertiga akhir, lebih banyak berlari terutama di sepertiga akhir penyerangan di mana kami sedikit malas," ucapnya lagi. 

Dengan hasil ini, Milos Joksic memiliki pekerjaan rumah besar untuk segera membenahi mentalitas dan konsentrasi anak asuhnya agar mampu bangkit pada pertandingan-pertandingan berikutnya di kompetisi BRI Super League 2026/27.