SLEMAN – Perhelatan kompetisi Pegadaian Championship 2025/26 akhirnya usai dengan melahirkan tim Garudayaksa FC sebagai juara. Pada laga final di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (9/5) malam, Garudayaksa FC berhasil menang atas PSS Sleman dengan skor total 6-5 lewat adu tendangan penalti setelah sebelumnya main imbang 2-2 di waktu normal hingga babak perpanjangan waktu.
Atmosfer laga final Pegadaian Championship 2025/26 benar-benar terasa dengan laga yang harus berjalan 90 menit reguler, ditambah 2x15 menit pada perpanjangan waktu hingga adu tendangan penalti.
Menit ke-23 pemain muda Garudayaksa FC, Alfin Kelilauw mampu membuat suporter PSS yang memenuhi Stadion Maguwoharjo terdiam usai mencetak gol dengan memaksimalkan kelengahan lini belakang PSS usai menerima long ball yang disambutnya dengan sundulan dan gagal diantisipasi oleh kiper PSS, Ega Rizky.
Menit ke-31, Garudayaksa FC hampir saja menambah keunggulan lewat kaki kanan Everton Nascimento. Namun sayangnya tendangan keras melenceng sedikit saja di sisi kiri gawang PSS.
Menit ke-35, wasit Yoko Suprianto melakukan VAR Checking yang akhirnya memberikan hadiah penalti untuk Garudayaksa FC usai adanya pelanggaran di kotak terlarang yang dilakukan oleh bek PSS, Fachruddin Aryanto.
Eksekusi penalti di menit ke-36 yang dieksekusi oleh Everton Nascimento menghujam keras jala gawang PSS dan merubah skor jadi 2-0 untuk keunggulan Garudayaksa FC.
Babak kedua, pelatih PSS, Ansyari Lubis melakukan pergantiaan pemain. Terens Puhiri diganti oleh Irvan Mofu untuk menambah daya gedor Super Elang Jawa.
Menit ke-61, Gustavo Tocantins akhirnya mampu menjebol gawang Garudayaksa FC dengan tendangan keras mendatar keras usai menerima assists dari Saiful Djoge di dalam kotak penalti.
Dan menit 90+3, Gustavo Tocantins kembali memberikan bukti ketajamannya dengan tendangan kaki kiri usai mendapatkan bola pantulan dan akhirnya kembali menjebol gawang Garudayaksa FC yang sudah sangat dekat dengan kemenangan.
Skor 2-2 menjadi hasil akhir di waktu normal 90 menit yang ketat dan sengit membuat laga harus dilanjutkan dengan perpanjangan waktu 2x15 menit. Dan hingga babak perpanjangan waktu usai, skor tidak berubah sehingga laga dilanjutkan dengan adu tendangan penalti.
Pada babak adu tendangan penalti, dua eksekutor PSS gagal menunaikan tugasnya yakni Kevin Gomes dan Gustavo Tocantins. Sedang Garudayaksa FC hanya satu pemain yakni Everton Nascimento yang gagal.
Skor akhir 6-5 untuk keunggulan Garudayaksa FC dan berhak atas trofi juara di arena Pegadaian Championship 2025/26.