Garudayaksa FC U19 Libas Sriwijaya FC U19 3-0, Coach Azhari: Target Tiga Poin Tercapai

Garudayaksa FC U19 Libas Sriwijaya FC U19 3-0, Coach Azhari: Target Tiga Poin Tercapai

20 April 2026

EPA CHAMPIONSHIP U19 2026 GARUDAYAKSA FC U19

BEKASI – Garudayaksa FC U19 mengawali putaran kedua Grup C Elite Pro Academy (EPA) Championship U19 dengan hasil gemilang. Bertanding di Lapangan 1 Akademi Sepak bola Garudayaksa, Bekasi, pada Minggu (19/4), tim tuan rumah sukses menundukkan Sriwijaya FC U19 dengan skor telak 3-0.

Tiga gol kemenangan Garudayaksa FC U19 masing-masing dicetak oleh Rizky Dwi Pangestu pada menit ke-34, serta brace dari Ismail pada menit ke-53 dan 66.

Menanggapi hasil positif tersebut, pelatih Garudayaksa FC U19, Azhari Alamsyah Marpaung, menyatakan rasa syukurnya atas pencapaian anak asuhnya. Ia menekankan bahwa dalam kompetisi, hasil akhir dan proses harus berjalan beriringan.

"Alhamdulillah, kita yang namanya kompetisi kan tiga poin proses, dengan targetnya tiga poin. Ya, ini pertama tercapai ya target itu," ujar Azhari usai laga.

Meski menang meyakinkan, ia menegaskan tidak ingin cepat puas karena timnya masih dalam tahap pengembangan. "Kalau puas sih enggak, apalagi ini kita kan ada di development. Secara organisasi permainan ya tetap harus ada peningkatan performance yang lebih baik lagi," tambahnya.

Azhari juga menyoroti bahwa performa apik Ismail dan kawan-kawan di lapangan merupakan buah dari persiapan yang sangat matang sebelum laga perdana putaran kedua ini dimulai.

"Sukses di lapangan itu tidak terlepas dari persiapan kita. Saya merasa bersyukur kita punya persiapan yang baik sehingga kita bisa perform di lapangan," jelasnya. Ia juga memuji para pemain yang dinilai sudah mulai memahami strategi permainan dengan cerdas. "Anak-anak mulai memahami cara bermain, tidak hanya sekadar bermain".

Menatap pertandingan berikutnya, Azhari mengaku akan fokus mengevaluasi kelemahan yang masih terlihat, mengingat tim lawan kini sudah mulai membaca pola permainan Garudayaksa FC U19.

"Kita akan konsentrasi karena kan sudah ketemu di putaran pertama. Artinya lawan sudah tahu main kita," ungkap Azhari. Fokus utamanya adalah memperbaiki kesalahan-kesalahan kecil yang dapat merugikan tim. "Memperbaiki saja kesalahan-kesalahan yang ada, untuk apalagi yang merugikan kita, weakness (kelemahan) kita. Itulah fokus kita untuk performance selanjutnya".