JAYAPURA - Pelatih Persipura Jayapura Rahmad Darmawan sangat memperhatikan kelemahan tim pada pekan sebelumnya, menjelang menjamu PSIS Semarang di Stadion Lukas Enembe, Sabtu (18/4).
Kelemahan tersebut ialah penyelesaian akhir. Tim berjuluk Mutiara Hitam ini tidak kuasa mencetak gol ke gawang Persela Lamongan yang berakhir dengan skor kaca mata, Sabtu (11/4). Walaupun, tim ini sempat mendapatkan hadiah penalti.
Belajar dari laga pekan ke-25 Pegadaian Championship 2025/26 itu, RD intens latih anak asuhnya dalam penyelesaian akhir hingga hari terakhir persiapan, Jumat (17/4), dalam official training (OT).
"Latihan individu yang kami buat itu lebih banyak dominan kepada penyelesaian akhir sampai hari kedua latihan pun kami masih berkutat soal penyelesaian akhir, dan saya harap apa yang kami berikan di dalam proses latihan bisa lebih tenang diterjemahkan oleh para pemain," ujarnya saat konferensi pers jelang laga.
Selain itu, mantan Pelatih Madura United pada 2020-2021 ini berharap, skuat Mutiara Hitam bisa bermain lepas dan tanpa beban. Serta, dia meminta agar semua pemain bisa termotivasi untuk memenangkan laga tersebut.
"Bermain dengan lepas, bermain dengan penuh motivasi adalah menjadi hal yang paling penting di pertandingan besok, dan semua pemain yang saat ini bersama kami siap untuk bermain, mungkin kecuali Feri Pahabol, ya, kondisinya masih sakit saat ini," tambahnya.
Persipura Jayapura sedang berada di posisi ketiga. Tim ini butuh naik ke posisi runner-up untuk bisa ikuti play-off promosi ke Super League musim depan, atau mengkudeta PSS Sleman yang sedang di posisi puncak klasemen agar bisa otomatis lolos.