BEKASI – Sriwijaya FC U19 harus menelan pil pahit pada laga perdana putaran kedua Grup C Elite Pro Academy (EPA) Championship U19. Bertandang ke Lapangan 1 Akademi Sepak bola Garudayaksa, Bekasi, pada Minggu (19/4), Laskar Wong Kito Muda dipaksa menyerah dengan skor telak 3-0 oleh tuan rumah Garudayaksa FC U19.
Gawang Sriwijaya FC U19 dibobol oleh Rizky Dwi Pangestu pada menit ke-34, disusul dua gol tambahan dari penyerang Garudayaksa FC U19, Ismail, pada menit ke-53 dan 66.
Pelatih Sriwijaya FC U19, Bblitz Tarigan, mengungkapkan bahwa kendala utama timnya dalam laga ini adalah kondisi fisik pemain yang belum seratus persen pulih. Ia membeberkan bahwa skuatnya baru saja terserang wabah flu massal sejak berakhirnya laga melawan Deltras FC U19 sebelumnya.
"Anak-anak sebenarnya sudah berusaha, cuma ini kan mereka kondisinya baru pulih dari flu. Kondisinya memang tidak memungkinkan semua," ujar Bblitz Tarigan usai pertandingan. Meski demikian, ia enggan menjadikan faktor kesehatan sebagai alasan utama secara teknis, meski diakui sangat mempengaruhi eksekusi strategi di lapangan yang menjadi kurang maksimal.
Di balik kekalahan tersebut, Bblitz memberikan apresiasi atas upaya para pemainnya yang mencoba menjalankan instruksi pelatih dengan tetap bermain tenang. Mengingat sebagian besar pemainnya baru pertama kali mencicipi atmosfer kompetisi seperti EPA, ia meminta mereka untuk tidak panik dan berani mengambil keputusan di lapangan.
"Saya minta jangan panik, dia bermain normal saja. Apa yang dia lihat situasi di lapangan, ya dia putuskan. Kalau salah, ya perbaiki," tambahnya mengenai aspek positif timnya.
Menghadapi jadwal padat di putaran kedua ini, Sriwijaya FC U19 tidak memiliki banyak waktu luang. Bblitz Tarigan menyatakan akan memaksimalkan waktu dua hari menjelang laga berikutnya pada hari Kamis mendatang untuk pemulihan fisik pemain.
"Kita punya waktu dua hari, Selasa dan Rabu. Paling utama pemulihan kondisinya dulu, lalu kita siapkan untuk memperbaiki apa yang kurang, terutama masalah game plan dan cara main," tutup Bblitz.