Konsistensi Jadi Pekerjaan Rumah PSS

Konsistensi Jadi Pekerjaan Rumah PSS

8 April 2026

PEGADAIAN CHAMPIONSHIP 2025-26 PSS SLEMAN

SLEMAN – PSS Sleman masih menyisakan empat pertandingan saja di arena Pegadaian Championship 25/2026 dan masih berada di jalur terbaik menuju tiket promosi ke kasta tertinggi. Hingga saat ini, skuad berjuluk Super Elang Jawa masih berada di puncak klasemen sementara Grup 2 atau Grup Timur.

Dari 25 laga yang sudah dijalani, PSS mencatat 49 poin hasil dari 14 kali menang, tujuh kali imbang dan dua kali kalah. Posisi ini ditempel ketat oleh Persipura Jayapura dengan koleksi 46 poin atau hanya terpaut tiga poin saja dari PSS.

Situasi dan kondisi yang ada turut menjadi dorongan besar bagi para pemain PSS untuk menjaga konsistensi, sekaligus meningkatkan motivasi dan rasa percaya diri jelang laga berikutnya menghadapi pesaing di papan atas lainnya yakni PS Barito Putera.

Seperti diketahui, Barito Putera saat ini ada di peringkat ketiga dengan 45 poin. Melalui sudut pandangnya, manajer PSS Sleman, Kim Jeffrey Kurniawan menyatakan rekan-rekan satu timnya sangat serius mempersiapkan diri.

Sesuai jadwal, pertandingan laga pekan ke-24 nanti digelar di Stadion 17 Mei, Banjarmasin pada hari Sabtu (11/4) malam mendatang.

“Pertandingan kemarin (lawan Persipal FC) juga menunjukkan betapa seriusnya kami memanfaatkan kesempatan untuk meraih kemenangan, meskipun menghadapi lawan yang mungkin secara kualitas dan posisi klasemen kami lebih baik,” kata Kim Jeffrey Kurniawan.

Lebih lanjut lagi, Kim menyampaikan pesan bahwa pertandingan tandang kontra Laskar Antasari menjadi ujian kekuatan sesungguhnya bagi PSS. Dia juga menuturkan ada 90 menit yang berat telah menunggu di Banjarmasin.

“Kami harus menyiapkan diri dengan baik, baik dari segi mental maupun teknis. Secara teknis, kami sudah menjalankan latihan dalam beberapa hari terakhir dan masih ada sesi latihan lagi. Untuk mental, saya yakin setiap pemain secara individu sudah cukup kuat untuk menghadapi pertandingan besar seperti lawan Barito Putera. Kuncinya ada di kesiapan mental,” dia menegaskan.