JAKARTA – Persaingan pada kompetisi Pegadaian Championship 2025/26 segera memasuki laga pekan ke-27 atau laga terakhir di putaran ketiga. Menjadi pekan pamungkas di fase penyisihan, akan jadi pekan penentu siapakah tim yang berhak atas tiket promosi langsung ke kasta tertinggi.
Baik di Grup 1 atau Grup Barat juga Grup 2 atau Grup Timur, siapa tim yang akan jadi pemuncak klasemen akhir dan posisi runner grup, baru dapat dipastikan usai laga pekan ke-27 ini.
Sebanyak lima pertandingan di Grup Barat dan lima laga di Grup Timur akan digelar terpisah pada Sabtu (2/5) dan Minggu (3/5).
Di Grup Barat, peringkat ke-2 klasemen sementara, Garudayaksa FC akan menjamu Persikad Depok di Stadion Pakansari, Bogor pada Sabtu (2/5) kickoff 15.30 WIB. Sedangkan pemuncak klasemen sementara, Adhyaksa FC Banten menjamu Sriwijaya FC di Banten International Stadium, Serang di waktu yang sama.
Kedua laga nanti menjadi penentu siapakah yang berhak atas puncak klasemen Grup Barat. Saat ini, Garudayaksa FC ada di peringkat pertama dengan 49 poin, diikuti Adhyaksa FC dengan nilai 48.
Pemuncak klasemen, seperti diketahui, akan berhak atas tiket promosi langsung ke kasta Super League musim depan. Sedangkan runner up grup akan menjalani babak playoff promosi melawan peringkat ke-2 di Grup Timur.
Untuk di Grup Barat, sebelumnya sudah memastikan Sriwijaya FC yang akan terdegradasi ke kasta Liga 3 musim depan, sedangkan Persekat Tegal yang ada di peringkat ke-9 akan menjalani laga playoff degradasi lawan Persiba Balikpapan dari Grup Timur.
Sedangkan di Grup Timur, lima pertandingan dimana dua laga adalah penentu, akan dimainkan pada Minggu (3/5). Pemuncak klasemen sementara Grup Timur, PSS Sleman akan menjamu PSIS Semarang di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Sedangkan Persipura Jayapura akan menjamu Persiku Kudus pada laga di Stadion Lukas Enembe, Jayapura. Saat ini, PSS dan Persipura sama-sama mengumpulkan nilai 53.
Di Grup Timur ini, Persipal FC yang belum mampu mencatat kemenangan sama sekali dari 26 laga yang sudah dijalani, sudah dipastikan akan terdegradasi ke kasta Liga Nusantara.