BANTUL - Pelatih Persita, Carlos Pena mengatakan bahwa laga melawan PSIM Yogyakarta akan sangat penting bagi Pendekar Cisadane guna menghentikan rentetan hasil negatif.
PSIM Yogyakarta akan menjamu Persita di pekan ke-30 BRI Super League 2025/26 di Stadion Sultan Agung, Bantul pada hari Kamis (30/4) sore.
Sebagai catatan, Pendekar Cisadane sedang dalam rekor buruk dengan menelan kekalahan dalam empat laga terakhir. Namun saat ini mereka dalam kondisi penuh fokus untuk menghadapi Laskar Mataram.
“Persiapan kami berjalan dengan baik, saya pikir dan tentu saja kami berlatih dengan intensitas yang bagus,” ujar Pena.
“Semua pemain dalam keadaan fokus dan mengetahui seberapa pentingnya laga ini.”
“Dan untuk pemain PSIM yang akan absen saya tidak banyak berkomentar, karena mereka akan bermain dengan 11 pemain dan juga cadangan.”
“Kami juga memiliki sejumlah pemain yang cedera, jadi saya berharap kita bisa mengeluarkan versi terbaik dan meraih tiga poin,” paparnya.
Pada pertemuan pertama musim ini di Stadion Indomilk Arena, Persita mampu meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 4-0. Namun menurut Pena hal itu adalah sejarah dan laga ini akan berbeda.
“Akan menjadi sejarah yang berbeda di sini, skuat kedua tim mungkin hampir sama. Kami pikir kedua tim tidak banyak melakukan perubahan komposisi pemain di putaran kedua,” lanjut Pena.
“Kedua tim serupa, namun momen itu akan berbeda. PSIM tampil di kandang cukup bagus. Mereka memiliki kesulitan di putaran kedua, sama seperti kita.”
“Tapi kita akan fokus pada diri kita sendiri, apa yang harus kita lakukan menunjukkan performa yang baik di sini untuk mendapat tiga poin,” tambah Pena.
Senada dengan sang pelatih, bek Javlon Guseynov yang kembali dari akumulasi kartu kuning mengatakan laga ini akan menjadi kesempatan para pemain untuk kembali ke jalur kemenangan.
“Persiapan kami bagus dan kita punya cukup waktu untuk perbaiki kesalahan yang kita punya,” ujar sosok asal Uzbekistan ini.
“Kita menghormati lawan, tapi kita Insya Allah berjuang untuk tiga poin. Tidak ada solusi lain, kita akan berjuang.”