SERANG - Kemenangan tipis 1-0 yang diraih Dewa United Banten FC atas Persijap Jepara tidak lepas dari aksi heroik sang penjaga gawang, Sonny Stevens. Di tengah performa tim yang dinilai kurang maksimal oleh jajaran pelatih, kiper asal Belanda tersebut tampil sebagai pahlawan berkat penyelamatan penalti krusialnya di fase akhir pertandingan.
Sebelumnya Dewa United sukses mengalahkan Persijap dengan skor tipis 1-0 di Banten International Stadium, Serang, Banten pada laga pekan ke-30 BRI Super League 2025/26, Rabu (29/4) malam WIB. Dewa United memecahkan kebuntuan pada menit ke-52. Eksekusi penalti striker asal Brasil, Alex Martins, tidak bisa ditahan kiper Persijap Jepara, Sendri Johansah.
Berbeda dengan Pelatih Kepala Jan Olde Riekerink yang menyoroti tajam permainan tim, Sonny Stevens mengaku memiliki perasaan yang lebih campur aduk, namun tetap bersyukur atas hasil akhir.
"Saya pikir saya sedikit lebih senang daripada pelatih saat ini. Walaupun, saya juga bisa melihat bahwa kami memang tidak bermain dengan baik," ungkap Sonny usai pertandingan.
Mengevaluasi jalannya laga, Sonny menyebut bahwa Dewa United sejatinya sempat memegang kendali. Pada babak pertama, skuat Banten Warriors mampu menciptakan beberapa peluang dan mengontrol ritme permainan, namun hal tersebut dinilainya belum cukup meyakinkan.
Momentum terbaik Dewa United baru datang di babak kedua. "Kami memiliki momentum sekitar 15 menit di babak kedua di mana kami bermain dengan baik hingga akhirnya bisa unggul. Namun setelah itu kami menurun dan harus bertahan mati-matian. Paruh kedua ini benar-benar sulit bagi kami," jelasnya.
Senada dengan analisis Riekerink sebelumnya, Sonny mengakui bahwa daya juang dan pergerakan cair para pemain Persijap sangat merepotkan barisan pertahanan. Para penyerang lawan yang bergerak bebas ke segala arah menjadi masalah besar yang harus dihadapi sepanjang laga.
Meski timnya terus ditekan, Sonny justru menemukan momen magisnya saat wasit menunjuk titik putih untuk Persijap. Dengan ketenangan dan instingnya, ia sukses menggagalkan eksekusi penalti tersebut, sekaligus mengunci kemenangan 1-0 untuk Dewa United.
"Pada akhirnya, ini seperti mimpi bagi setiap penjaga gawang untuk bisa memberikan peran penting di fase-fase krusial akhir pertandingan dengan menggagalkan penalti. Saya sangat senang," tuturnya bangga.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Dewa United. Meski diraih dengan susah payah, Sonny menegaskan bahwa dalam kompetisi yang ketat, mengamankan tiga poin tetaplah menjadi prioritas utama. "Seperti yang dikatakan pelatih, pada akhirnya kita harus menang untuk melangkah lebih jauh," pungkasnya.