BANDAR LAMPUNG — Pelatih Isenmulang Kalteng FC Mundari Karya membeberkan sejumlah fokus evaluasi timnya menjelang laga pekan ketiga BRI Super League 2026/27 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Lampung, Sabtu (19/9) malam.
Mundari Karya mengungkapkan bahwa jajaran pelatih dan para pemain telah bekerja keras melakukan perbaikan setelah melewati dua pertandingan awal musim. Salah satu poin utama yang disoroti adalah konsistensi fokus para pemain sepanjang pertandingan.
"Ya, jadi banyak hal yang kita lakukan setelah dua pertandingan. Kita banyak melakukan kesalahan yang sama di dalam pertandingan kemarin. Kita sudah coba ubah ini dan para pemain sudah bekerja keras," ujar Mundari.
Menurutnya, evaluasi tim tidak hanya berpatok pada aspek teknis atau cara bermain semata, melainkan juga tingkat konsentrasi di lapangan. Ia mencontohkan saat menghadapi Bali United FC, di mana anak asuhnya mampu tampil dominan dan solid selama hampir 30 menit awal. Namun, situasi berbalik ketika konsentrasi pemain mulai kendur.
"Saya pikir bukan hanya tentang cara bermain, tapi tentang fokus. Ini yang menjadi catatan kita. Pada saat melawan Bali United, hampir 30 menit kita bermain sangat baik, penguasaan bola bagus, begitu juga saat bertahan. Tapi saat kita kehilangan konsentrasi, ini yang menjadi masalah. Saya berharap sepanjang pertandingan besok anak-anak tetap fokus," tegasnya.
Selain masalah fokus, mantan pelatih tim nasional ini juga menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap skema set piece (situasi bola mati) lawan. Evaluasi mendalam telah dilakukan mengingat beberapa gol yang bersarang ke gawang Isenmulang Kalteng FC berawal dari situasi bola mati, khususnya eksekusi tendangan sudut (corner kick).
"Hampir semua evaluasi kita lakukan, baik secara tim maupun permainan. Kalau dilihat, gol-gol yang tercipta itu berasal dari set piece. Inilah yang menjadi fokus kita pada persiapan kemarin, bagaimana mengantisipasi bola-bola set piece, terutama dari corner kick, sehingga tidak terulang lagi di pertandingan nanti," jelas Mundari.
Menghadapi Bhayangkara FC, Mundari mengakui lawan merupakan tim tangguh yang memiliki gaya permainan solid. Oleh karena itu, adaptasi strategi dan kedisiplinan taktik akan menjadi kunci bagi tim asal Palangka Raya ini untuk meraih hasil maksimal di kandang lawan.
"Kita tahu tim Bhayangkara FC ini tim yang sangat bagus. Ada catatan-catatan khusus yang harus diterapkan para pemain untuk menghadapi mereka besok," pungkasnya.