KEDIRI -- Pertahanan Persik Kediri sementara ini menjadi yang terkuat di BRI Super League 2026/27. Setidaknya hingga pekan kelima lalu, soliditas lini belakang ini membuat gawang Macan Putih paling sedikit kebobolan.
Persik Kediri baru kemasukan tiga gol. Kokohnya benteng pertahanan ini karena kehadiran dua bek tengah, Marcelo Djalo dan Park Jun-heong. Dengan postur di atas 1,90 meter, keduanya bak menara kembar yang sulit ditembus lawan. Terutama dalam pertarungan bola-bola atas.
Marcelo Djalo pemain kelahiran Barcelona merupakan eks anggota Timnas Guinea-Bissau. Sedangkan Park Jun-heong berasal dari Korsel. Meski beda kewarganegaraan dan baru bergabung di Persik Kediri, chemistry mereka langsung menyatu.
Faktor kematangan usia dan jam terbang membuat keduanya cepat saling beradaptasi. Kebetulan pula, Marcelo Djalo dan Park Jun-heong pernah berkiprah di Liga Thailand.
Sebelum dikontrak Persik Kediri, dua musim terakhir Marcelo Djalo membela Buriram United dan Uthai Thani. Sementara klub lama Park Jun-heong adalah Johor Darul Ta'zim dan Ratchaburi FC.
"Kami senang punya dua bek tengah tangguh. Marcelo Djalo dan Park Jun-heong pemain berpengalaman. Ketenangan mereka membuat lini belakang dan kiper merasa aman. Sementara pemain lain juga sangat membantu ketika pertahanan kami ditekan lawan," kata Marcos Reina, pelatih Persik Kediri.