Marcos Reina Bilang Main Cantik Saja Tak Cukup

Marcos Reina Bilang Main Cantik Saja Tak Cukup

4 Maret 2026

BRI SUPER LEAGUE 2025-26 PERSIK KEDIRI

KEDIRI - Marcos Reina punya khasanah baru dalam kariernya di kompetisi sepak bola Indonesia. Selama sepuluh kali memimpin Persik Kediri di pentas BRI Super League 2025/26 pelatih asal Spanyol itu merasa mendapat ilmu dan pengalaman baru yang berbeda.

Atmosfer dan tensi persaingan yang dirasakan Marcos Reina itu berbeda dari liga negara lain yang pernah disinggahinya. Pria berusia 41 sempat berkiprah di Liga AS, Meksiko, hingga Andorra.

Padahal Marcos Reina sudah mengeluarkan semua ilmunya untuk memoles Macan Putih agar mampu bersaing dengan kontestan lainnya. 

"BRI Super League punya karakter berbeda dengan liga yang saya pernah rasakan. Di sini kompetisi sangat ketat dan sulit. Tapi saya suka dengan kompetisi seperti ini," katanya. 

Karena perbedaan itu, Marcos Reina mengaku tiap hari harus bekerja keras menyiapkan taktik terbaik dengan menyesuaikan situasi lawan. 

"Tiap pertandingan selalu punya tantangan berbeda. Karena tiap lawan yang kami hadapi punya style berbeda. Kami harus bermain bagus untuk memenangkan pertandingan. Tapi di sisi lain, kami harus siap bila kalah," ujarnya. 

Marcos Reina menilai semua tim BRI Super League sulit meraih kemenangan. Sebaliknya lawan pun tak mudah untuk dikalahkan. "Tak ada pertandingan yang mudah. Kami sulit untuk menang, karena lawan juga berusaha keras agar tak kalah," ucapnya. 

Sejak resmi dikontrak Persik pada 4 Desember 2025 lalu, Marcos Reina memberi warna baru dalam permainan Persik Kediri. Ezra Walian dkk. tampil dengan penguasaan bola kuat dan agresif menyerang. Gaya sepak bola indah Spanyol yang diusung Marcos Reina ternyata belum cukup jadi jaminan Persik Kediri selalu meraih poin absolut. 

"Di BRI Super League main bagus dan cantik saja tak cukup. Tiap tim harus punya tenaga dan spirit besar di lapangan. Itu kami alami saat menghadapi Persis Solo lalu. Kami tampil lebih rapi dan cantik, tapi tenaga pemain Persik Kediri untuk memenangkan laga kalah besar dibanding pemain Persis Solo," tuturnya.