Marcos Reina Kecewa Persik Diimbangi PSIM

Marcos Reina Kecewa Persik Diimbangi PSIM

15 Februari 2026

BRI SUPER LEAGUE 2025-26 PERSIK KEDIRI

KEDIRI - Persik Kediri harus puas berbagi angka setelah bermain seri 2-2 melawan PSIM Yogyakarta pada pekan ke-21 BRI Super League 2025/26 yang berlangsung di Stadion Gelora Joko Samudro Gresik, Jumat (13/2).

Dalam laga tersebut, klub berjulukan Macan Putih itu tampil dominan dan mampu menciptakan sejumlah peluang emas. Namun faktor keberuntungan yang masih belum berpihak terhadap tim asuhan Marcos Reina tersebut. 

Persik Kediri dua kali memimpin lewat gol Jon Toral pada menit ke-31 dan sepakan penalti Ezra Walian menit ke-57. Namun PSIM Yogyakarta mengimbangi berkat brace yang dicetak Ezequiel Vidal menit ke-37 dan 62. 

Persik Kediri sempat punya dua peluang bagus melalui Ernesto Gomez dan Rodrigo Dias, namun tendangan mereka membentur mistar gawang PSIM Yogyakarta yang dijaga Cahya Supriadi.

Pada menit akhir tambahan waktu, Imanol Garcia dan Jon Toral kembali punya kesempatan emas menambah gol, tapi tendangan mereka melenceng dari gawang. 

Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres, mengaku kecewa dengan hasil imbang ini. Menurutnya, seharusnya timnya pantas meraih kemenangan.

“Kami tidak senang dengan hasil ini. Kami bermain lebih baik dan memiliki beberapa peluang terbaik. Seharusnya bisa menang. Namun, karena kesalahan kecil, kami kehilangan dua poin,” ujar Marcos Reina. 

Meski demikian, ia tetap mengapresiasi performa para pemain yang dinilainya menunjukkan progres positif dalam permainan. Meskipun hasil akhir masih belum sesuai ekspektasi. 

“Ada banyak hal positif. Tim menampilkan permainan yang sangat bagus. Kami adalah tim yang masih dalam proses pembangunan dengan banyak pemain baru. Setiap pekan kami akan terus berkembang,” katanya.

Terkait keputusannya tidak melakukan banyak pergantian pemain, arsitek asal Spanyol ini beralasan karena ia menilai komposisi pemain di lapangan masih mampu mencetak gol tambahan untuk memenangkan pertandingan. 

“Saya tak mengganti pemain baru, karena saya yakin pemain yang ada bisa mencetak gol ketiga. Sayangnya, peluang yang tercipta belum bisa dimaksimalkan,” jelasnya.