KEDIRI - Kekuatan Persik Kediri dipastikan tereduksi ketika menantang Persis Solo di Stadion Manahan, Minggu (1/3). Macan Putih kehilangan Kiko Carneiro yang harus absen karena mengantongi kartu merah saat dikalahkan Bhayangkara Presisi Lampung FC 3-4 lalu di Kediri.
Bek tengah asal Portugal ini selalu jadi pilihan utama di benteng pertahanan Persik Kediri. Apalagi Kiko Carneiro juga mumpuni ketika dipasang sebagai bek kanan.
Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, mengaku rugi timnya bertarung tanpa Kiko Carneiro pada laga pekan ke-23 BRI Super League 2025/26 nanti. Meskipun arsitek berpaspor Spanyol itu menyatakan masih punya banyak stok pemain yang siap mengisi posisi Kiko Carneiro.
"Kiko Carneiro absen. Ini jelas kerugian. Tapi sisi positifnya, ini jadi kesempatan pemain lain untuk bermain melawan Persis Solo. Kami memiliki pemain lain yang bisa bermain di posisi Kiko Carneiro. Kami pernah mengalami situasi seperti ini. Jadi siapapun yang tampil adalah pemain terbaik,” ujar Marcos Reina.
Di pos bek sentral, Persik Kediri punya Hamra Hehanussa, M. Firly, dan Chechu Meneses. Namun sejak dipinjamkan Malut United ke Persik Kediri, Chechu Meneses sering masuk lapangan sebagai pemain pengganti.
Untuk bek kanan, ada dua pemain lokal senior seperti Novri Setiawan dan Henhen Herdiana. Sedangkan bek kiri diisi pemain muda Kadek Raditya dan Rezaldi Hehanussa.
Tapi sejak diganjar kartu merah pada debutnya melawan Malut United lalu, Rezaldi tak pernah merumput lagi. Partai kontra Persis Solo jadi tantangan bagi Marcos Reina meracik pertahanan yang solid.
Kendati begitu, Marcos Reina belum memutuskan siapa yang bakal menggantikan Kiko Carneiro. Tapi dia menjamin pemain pengganti nanti memiliki motivasi tinggi dan sudah memahami skema permainan tim.
“Kami harus memastikan pemain yang akan menggantikan Kiko Carneiro mampu melakukan taktik dengan baik dan punya motivasi tinggi. Kami sudah siapkan pemain belakang yang mengetahui rencana permainan dan apa yang harus dilakukan di permainan nanti,” tuturnya.