Mauro Jeronimo Tetap Yakin dengan Proyek Baru Borneo FC

Mauro Jeronimo Tetap Yakin dengan Proyek Baru Borneo FC

7 September 2026

BRI SUPER LEAGUE 2026-27 BORNEO FC SAMARINDA

SAMARINDA -- Kekalahan pada laga perdana BRI Super League 2026/27 menjadi pukulan tersendiri bagi Borneo FC Samarinda. Namun, pelatih Mauro Jeronimo tidak ingin hasil tersebut menjadi satu-satunya ukuran untuk menilai perkembangan tim.

Karena Pesut Etam disebutnya mampu memberikan perlawanan kepada Persija Jakarta hingga menit akhir. Setelah tertinggal melalui sundulan Alexander Jeremejeff pada babak pertama, tim terus berupaya mencari gol penyeimbang.

Dari statistik pertandingan, Borneo FC mencatatkan sembilan tembakan tepat sasaran dari total 17 percobaan. Sedangkan Persija hanya memiliki tiga tembakan tepat sasaran dari delapan percobaan.

Pelatih asal Spanyol itu mengakui kekalahan di kandang sendiri tetap menjadi bahan evaluasi. Namun, ia meminta performa tim juga dilihat dalam konteks proses pembentukan skuad baru.

“Kami kalah, jadi evaluasinya negatif karena kekalahan tersebut. Namun dalam sepak bola saya tahu kalian hanya melihat hasilnya kami sebagai profesional di industri ini harus melihat performa tim," ujar Mauro Jeronimo.

Baginya, proses membangun tim tidak bisa langsung menghasilkan kesempurnaan. Kehadiran lebih dari 24 pemain baru membuat skuad membutuhkan waktu untuk menemukan koneksi serta identitas permainan yang diinginkan.

"Kami juga memiliki banyak pemain muda, dan saya yakin meskipun kami kalah jika kami bisa mempertahankan semangat seperti yang kami tunjukkan hari ini dan terus menciptakan peluang seperti yang telah kami lakukan, saya yakin kami akan memenangkan banyak pertandingan,” imbuhnya.

Karena itu, kekalahan dari Persija menjadi bagian dari proses yang harus dilewati Borneo FC pada awal musim. Apalagi di tengah hasil negatif, suporter Borneo FC tetap memenuhi stadion dan memberikan dukungan sepanjang pertandingan. 

“Mereka berusaha menyemangati tim, dan kami telah berupaya semaksimal mungkin untuk mengubah hasil pertandingan,” kata Mauro Jeronimo.

Dukungan tersebut menjadi modal penting bagi Borneo FC untuk melanjutkan perjalanan musim ini. Untuk itu dia percaya tim memiliki potensi untuk mendapatkan hasil lebih baik apabila mampu mempertahankan intensitas permainan dan memperbaiki penyelesaian akhir.

Kini kekalahan dari Persija memang membuat Borneo FC mengawali BRI Super League 2026/27 tanpa poin menempati posisi ke-13 klasemen sementara. Namun, perjalanan masih panjang dan kesempatan untuk bangkit sudah menanti.

Selanjutnya Borneo FC menjalani laga pekan kedua dengan tandang melawan Persijap Jepara yang akan berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Sabtu (12/9) malam.