Mulai Menggeliat, Persis Solo Perkenalkan Kepala Departemen Analis Tim

Mulai Menggeliat, Persis Solo Perkenalkan Kepala Departemen Analis Tim

11 Juni 2026

BRI SUPER LEAGUE 2025-26 PERSIS SOLO

SOLO – Persis Solo yang akhirnya menjadi salah satu tim yang terdegradasi pada klasemen akhir BRI Super League 2025/26 tak mau berlama-lama bersedih. Manajemen Laskar Sambernyawa sudah mulai menggeliat menatap perjalanan musim depan yakni musim 2026/27 di level kasta kedua.

Pada Kamis (11/6) malam, manajemen Persis Solo resmi memperkenalkan Rochmat Setiawan sebagai Head of Analysis Department atau Kepala Departemen Analis Tim di Laskar Sambernyawa.

Sebelum bergabung dengan Persis, Rochmat menjadi bagian dari Persebaya Surabaya sebagai Head of Analysis Department selama tiga tahun dan juga juga membantu di timnas Indonesia berbagai kelompok usia dari U19 hingga U23.

Rochmat mengatakan, jika Departemen Analis akan berperan untuk mendukung di berbagai sektor tim mulai dari tim senior, scouting, manajemen hingga pembinaan pemain muda berkelanjutan di Akademi Persis.

“Jadi kerja kami pada dasarnya menopang dari banyak bidang, banyak posisi di klub. Kami mencoba untuk menyuplai data, menyuplai servis ke banyak posisi di klub dengan harapan setiap keputusan yang akan diambil di klub akan lebih berkualitas,” kata Rochmat Setiawan.

“Kami juga akan menopang dari sisi scouting dan di sisi manajemen. Biasanya yang terakhir kita juga bergerak di Akademi. Jadi rencananya nanti akan kita satukan data di Akademi dan juga di senior sehingga terjadi sinkronisasi data yang baik antara Akademi dan Senior,” dia menambahkan.

Dia juga menjelaskan, sinkronisasi penggunaan data dalam sepak bola modern kini sangat dibutuhkan. Dalam proses pencarian pemain yang dibutuhkan nanti, pihaknya akan memaksimalkan data statistik pemain hingga pengamatan langsung.

“Dari data statistik kita akan mendalami karakter dari pemain tersebut. Kita akan mulai memakai data video, kita lihat bagaimana permainannya, bagaimana kualitasnya. Sehingga kita mendapatkan pemahaman yang lebih baik lagi tentang pemain yang dibutuhkan,” ucapnya lagi.

Kedepannya, Rochmat berharap kehadirannya di Persis dapat membuat kemajuan klub baik itu pemain, ofisial dan juga manajemen. Termasuk juga pembinaan sepak bola usia muda di Akademi Persis yang memiliki potensi untuk dapat membela tim senior.

“Ada banyak faktor yang akan berperan untuk membuat sebuah tim bisa mencapai kemenangan. Selain data tentu saja dari manajemen, dari pemainnya sendiri, dari pelatih, mungkin juga dari suporter dan ekosistem klub itu sendiri. Dari banyak hal itu yang akan berperan atas sebuah tim bisa berkembang,” pungkasnya.