SERANG -- Pelatih Kepala Bhayangkara Presisi Lampung FC, Oscar Bruzon, menyayangkan kegagalan timnya mengamankan kemenangan saat berhadapan dengan Dewa United Banten FC pada pekan kedua Super League 2026/27. Bertanding di Banten International Stadium, Serang, Jumat (11/9) malam, laga sengit tersebut berakhir imbang dengan skor 2-2.
The Guardian of Saburai sebenarnya tampil menjanjikan dan sempat dua kali memimpin jalannya laga. Bhayangkara FC membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-29 melalui sepakan Milan Ristovski, sebelum Denilson Junior menyamakan kedudukan di menit ke-33.
Tepat di masa injury time babak pertama, eksekusi tendangan bebas terukur Jefferson Brenes kembali membawa tim tamu unggul 2-1 hingga turun minum.
Namun, kemenangan yang sudah di depan mata sirna menjelang laga usai. Kurangnya fokus dan kewaspadaan di area pertahanan pada menit-menit krusial berbuah fatal setelah Dewa United mendapat hadiah penalti. Denilson Junior yang kembali menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya di menit ke-85 dan memaksa laga berakhir imbang.
Usai pertandingan, Oscar Bruzon mengekspresikan kekecewaannya. Ia menilai secara keseluruhan timnya tampil lebih baik dan menciptakan peluang lebih banyak, tetapi kelengahan di sepertiga akhir pertandingan membuat tambahan dua poin berharga melayang.
"Secara volume atau jumlah peluang, saya rasa Dewa United tidak pantas mendapatkan dua gol di laga ini. Ini bukan soal Dewa United, tapi tentang tim kami sendiri. Kami terus bekerja dan melakukan penyesuaian. Di lini pertahanan, kami harus bermain jauh lebih solid," ujar Oscar.
Pelatih asal Spanyol tersebut menyoroti bagaimana efisiensi lawan dalam memanfaatkan celah tipis di lini belakang timnya, serta keputusan di area terlarang yang merugikan Bhayangkara FC saat pertandingan mendekati akhir.
"Kali ini kami adalah tim yang menciptakan lebih banyak ruang dan peluang. Dalam sepak bola, sekadar pantas menang saja tidak cukup. Namun jika Anda menciptakan lebih banyak peluang dan lawan hanya dari dua setengah peluang bisa mencetak dua gol, itu adalah hal yang harus kami evaluasi," tegasnya.
"Itu juga alasan kami melakukan perubahan taktis di babak kedua. Tim sebenarnya sempat terlihat sangat solid dan konsisten. Sayangnya, kami memberikan satu penalti yang tidak perlu di menit akhir, dan itu menggagalkan raihan dua poin kami," pungkas Oscar.
Hasil imbang 2-2 ini menjadi hasil seri kedua secara beruntun bagi Bhayangkara FC di awal musim BRI Super League 2026/27, setelah pada laga pembuka pekan lalu mereka juga ditahan imbang oleh Persebaya Surabaya. Selanjutnya mereka akan menghadapi Isenmulang Kalteng FC di Lampung.