JEPARA – Upaya Persijap Jepara untuk dapat menjauh dari zona merah nampaknya terus memperlihatkan hasil. Berlaga di pekan ke-29 BRI Super League 2025/26 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Jumat (24/4) sore, Laskar Kalinyamat mencatat kemenangan 2-0 atas tamunya, PSBS Biak.
Dua gol kemenangan Persijap dicetak oleh Borja Herrera menit ke-20 lewat tendangan keras kaki kiri memaksimalkan bola rebound dan lewat aksi solo run Carlos Franca di menit ke-67.
PSBS sendiri sebenarnya punya kesempatan membalas gol, namun sayangnya tendangan penalti Luquinhas gagal karena hanya membentur mistar gawang di menit ke-27.
Ini menjadi kemenangan penting tentunya bagi Persijap yang sukses mencatat tiga kemenangan beruntun di tiga laga terakhirnya. Lebih jauh lagi, Persijap mampu mengukir hasil manis dengan delapan laga tak tersentuh kekalahan, tepatnya mencatat hasil empat kali menang dan empat kali imbang.
Tambahan tiga poin membuat Persijap kini sudah mengoleksi 31 poin dan berhasil kembali menapak naik di papan klasemen sementara. Kini posisi Persijap ada di peringkat ke-13 dengan mengungguli PSM Makassar yang punya nilai sama. di peringkat 14.
Persijap juga berjarak empat poin dari Madura United FC yang ada di peringkat ke-16 atau batas atas zona merah dengan 26 poin. Namun memang Madura United baru akan menjalani laga pekan ke-29 pada Sabtu (25/4) besok melawan Dewa United FC.
Kemenangan ini juga disambut positif oleh pelatih kepala Persijap Jepara, Mario Lemos. Meski dia mengakui pemainnya tidak tampil dengan kondisi terbaiknya karena baru saja melakukan perjalanan jauh, namun dia lega hasil yang didapat di laga kali ini.
“Seperti yang saya sampaikan sebelumnya bahwa ini adalah menjadi pertandingan yang sulit. Apalagi kami baru saja perjalanan kembali dari Padang. Meskipun PSBS berada di papan bawah, mereka tetap memperlihatkan kemampuan yang besar. Mereka sulit untuk dikalahkan,” kata Mario Lemos usai pertandingan.
“Kita tampil lebih baik di laga kali ini sehingga kita bisa menang dan mengemas tiga poin di kandang. Ini adalah hasil poin yang penting,” ucap Mario Lemos lagi.
Dan walaupun posisi di klasemen terus membaik di penghujung kompetisi, namun pelatih asal Portugal itu tak mau anak asuhannya terlena. Ini karena memang Persijap masih belum aman melihat ketatnya persaingan di papan bawah.