SURABAYA - Persebaya Surabaya menatap laga tunda pekan ke-8 BRI Super League 2025/26 melawan Persijap Jepara. DI laga kandang kali ini tim bertekad kuat untuk kembali ke jalur kemenangan, setelah lima laga beruntun berakhir imbang.
Sehingga laga yang akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Minggu (28/12) sore, dinilai menjadi momentum penting bagi tim.
Caretaker pelatih Persebaya, Uston Nawawi, memastikan timnya telah melakukan persiapan secara menyeluruh sejak laga terakhir menghadapi Borneo FC Samarinda. Evaluasi dilakukan untuk memperbaiki kekurangan yang membuat Persebaya gagal mengunci kemenangan meski kerap tampil dominan.
“Yang terpenting saya ingatkan pada semua pemain jangan sampai meremehkan Persijap meskipun mereka berada di papan bawah,” katanya.
Apalagi secara tangga klasemen sementara, Persebaya berada di posisi ke-9 dengan 19 poin, sedangkan Persijap menempati posisi ke-17 dengan 9 poin. Namun, dia menegaskan bahwa posisi tersebut tidak bisa menjadi jaminan hasil akhir di lapangan.
Dia menyebut pengalaman dari laga-laga sebelumnya sebagai pengingat penting agar pemain tetap rendah hati dan disiplin.
“Bahwa saya ingatkan kepada seluruh anggota tim kita jangan sampai meremehkan Persijap dan itu juga terbukti di beberapa laga sebelumnya dan itu tidak akan menjadi beban,” ujar Uston Nawawi.
Selain itu terkait keberadaan pelatih barunya, Bernardo Tavares, dia memastikan tim masih ditangani oleh staf yang ada. Komunikasi tetap berjalan, meski kehadirannya secara langsung masih menunggu waktu.
“Ya tentunya meskipun secara langsung tidak tersirat pesannya, kita wajib untuk bermain maksimal meraih hasil 3 poin harga mati. Karena momentumnya salah satunya lawan Persijap ini,” pungkasnya.