Persekat Berharap Tuah Stadion Tri Sanja

Persekat Berharap Tuah Stadion Tri Sanja

8 Mei 2026

PEGADAIAN CHAMPIONSHIP 2025-26 PERSEKAT TEGAL

TEGAL – Persekat Tegal akan menjalani laga penentu nasib pada babak Playoff Degradasi Pegadaian Championship 2025/26 melawan Persiba Balikpapan di Stadion Tri Sanja, Tegal, Jumat (8/5) kickoff 15.00 WIB. Bakal berlaga dengan dukungan suporter setianya, Laskar Ki Gede Sebayu berharap tuah dari Stadion Tri Sanja yang menjadi homebase.

“Jangan biarkan Sebayu berjuang sendiri. Kita penuhi dan teriak dengan lantang. Jangan biarkan pasukan berjuang sendiri. Ini kandang kita. Ini marwah kita !!,” tulis akun instagram resmi Persekat Tegal jelang laga lawan Persiba.

Persekat dan Persiba harus menjalani laga penentu di babak Playoff Degradasi setelah kedua tim finish di peringkat ke-9 dari 10 tim di masing-masing grup. Persekat di peringkat ke-9 Grup 1 atau Grup Barat dengan koleksi 27 poin, dan Persiba ada peringkat ke-9 Grup 2 atau Grup Timur dengan 19 poin.

Laga yang akan berlangsung dengan menggunakan pola single match untuk penentuan tim yang berhak tetap ada di kasta kedua ini digelar di Tegal karena Persekat punya poin lebih tinggi dibanding Persiba di klasemen akhir.

Tentunya ini menjadi kesempatan emas untuk anak asuhan pelatih I Putu Gede yang bakal tampil di depan suporter fanatiknya. Artinya, atmosfer di Stadion Tri Sanja diprediksi akan makin terasa membara dengan posisi genting Persekat yang akan jadi tuan rumah.

Bahkan Panpel Persekat juga rela menurunkan harga tiket pertandingan dengan harapan agar suporter bisa memadati stadion dan memberikan dukungan terbaiknya untuk Persekat.

Persekat sendiri sepanjang fase penyisihan kompetisi Pegadaian Championship 2025/26 memiliki catatan laga home yang tak terlalu istimewa. Ini tentu akan jadi pekerjaan rumah bagi Persekat di laga lawan Persiba nanti.

Dari 13 laga kandangnya musim ini, Persekat hanya mampu mencatat tiga kemenangan, delapan kali imbang dan dua kali kalah. Di kandang sendiri, Persekat mencetak 13 gol dan kemasukan 10 gol.

Sedangkan Persiba, cukup bermasalah dengan rekor laga tandangnya musim ini. Dari 14 laga tandangnya, Beruang Madu hanya mencatat sekali menang, empat kali imbang dan sembilan kali kalah.

Namun tentunya laga Playoff Degradasi ini punya atmosfer yang berbeda dibanding laga reguler sebelumnya. Laga hidup-mati membuat kedua tim dipastikan bakal habis-habisan untuk dapat bertahan di kasta kedua musim depan.

Sebab untuk tim yang kalah nanti, dipastikan akan turun ke kasta ketiga alias Liga Nusantara musim depan.