BEKASI – Harapan Persiba Balikpapan U19 untuk melangkah ke babak 8 besar Elite Pro Academy (EPA) Championship U19 2025/26 kembali menyala. Kepastian ini didapat setelah skuat Beruang Madu Muda sukses menumbangkan Persiraja Banda Aceh U19 dengan skor meyakinkan 4-2 pada laga pekan ke-7 di Lapangan 2 Akademi Sepak bola Garudayaksa, Bekasi, Rabu (22/4).
Kemenangan ini membuat Persiba U19 kini mengoleksi 6 poin. Meski masih tertinggal 5 poin dari Sumsel United U19 di papan klasemen, raihan tiga angka ini menjadi modal krusial untuk terus memberikan tekanan di sisa laga fase grup.
Anak asuh Aidin Elmi tampil menekan sejak peluit pertama dibunyikan. Musyaffa Azra menjadi bintang lapangan dengan torehan dua gol (brace) pada menit ke-6 dan ke-48. Dua gol tambahan Persiba U19 lainnya disumbangkan oleh Edrick Rakha Rizqullah (12') dan Fabio Royyan Fadhilah (50'). Persiraja U19 hanya mampu membalas lewat dua gol Khairu Salih (44', 76').
Pelatih kepala Persiba U19, Aidin Elmi, mengaku sangat puas dengan determinasi yang ditunjukkan para pemainnya. Menurutnya, kemenangan ini adalah hasil dari kerja keras pemain yang menolak untuk menyerah pada keadaan di klasemen.
"Alhamdulillah, ini adalah kemenangan yang sangat penting bagi mentalitas anak-anak. Kami datang ke sini dengan target wajib menang untuk menjaga peluang lolos, dan para pemain menjawab tantangan itu dengan permainan menyerang yang efektif," ujar Aidin Elmi usai pertandingan.
Meski menang besar, Aidin memberikan catatan khusus terkait kartu merah yang diterima Radhico Farel Saputra pada menit ke-78 setelah menerima kartu kuning kedua. Kehilangan satu pemain di menit-menit akhir sempat membuat pertahanan Persiba U19 tertekan.
"Secara permainan saya puas, terutama di babak pertama. Namun, kartu merah Radhico adalah pelajaran tentang kedewasaan bermain. Di sisa kompetisi, kami tidak boleh melakukan kesalahan seperti itu karena akan sangat merugikan tim," tambahnya.
Terkait jarak 5 poin dengan Sumsel United U19, Aidin menegaskan bahwa timnya akan berjuang hingga pertandingan terakhir. Ia meminta anak asuhnya tetap fokus pada performa sendiri tanpa terlalu memikirkan hasil tim lain.
"Peluang masih ada dan sekarang kembali terbuka. Selisih poin memang ada, tapi di sepak bola usia muda, segalanya bisa terjadi. Tugas kami sekarang adalah menyapu bersih laga sisa dengan kemenangan dan berharap ada keajaiban untuk melaju ke babak 8 besar," pungkas pelatih bertangan dingin tersebut.
Dengan hasil ini, Persiba Balikpapan U19 membuktikan bahwa mereka masih menjadi pesaing serius di Grup A, sementara persaingan memperebutkan tiket babak selanjutnya dipastikan akan semakin sengit hingga pekan terakhir.