BEKASI – Persiraja Banda Aceh U19 harus menerima kenyataan pahit pada laga pembuka putaran kedua Elite Pro Academy (EPA) Championship U19 Grup A. Bertanding di Stadion Lapangan 1 Akademi Sepak bola Garudayaksa, Bekasi, Sabtu (18/4), tim berjuluk Laskar Rencong Muda ini menyerah 0-3 dari Sumsel United U19.
Gawang Persiraja U19 kebobolan tiga kali melalui aksi Muhammad Daffa Trihardi (35'), Pasha Andrio (63'), dan Zaid Imam Nawawi (90'). Meski secara permainan memberikan perlawanan, kesalahan elemen dasar menjadi pembeda di lapangan.
Pelatih kepala Persiraja U19, Yudi Supriatna mengungkapkan kekecewaannya karena skema yang telah dilatih sebenarnya berjalan baik di awal laga. Persiraja U19 bahkan sempat menekan dan menciptakan peluang emas di menit-menit awal.
"Sebenarnya mengawali permainan di babak pertama itu sudah sesuai latihan. Terbukti menit kedua kita dapat peluang cetak gol, kita nekan terus," ujar Yudi usai pertandingan.
Namun, ia menyayangkan gol-gol lawan justru lahir dari ketidaksiapan pemainnya sendiri. "Terjadi terulang lagi seperti putaran pertama, gol lawan terjadi dari kesalahan pemain saya sendiri. Peluang banyak terus, tapi di kompetisi itu yang memenangkan pertandingan bukan yang main bagus, tapi yang cetak gol," tambahnya.
Yudi menegaskan bahwa timnya saat ini murni fokus pada pembinaan dengan mengandalkan pemain muda kelahiran 2009 dan 2010 tanpa bantuan pemain senior. Hal ini dilakukan demi membangun fondasi akademi Persiraja yang kuat, meski harus dibayar dengan minimnya pengalaman bertanding di level tinggi.
Menyikapi kekalahan ini, Yudi berencana mengubah metode evaluasi pada sesi latihan berikutnya. Alih-alih langsung turun ke lapangan, ia akan membawa pemain ke dalam kelas untuk mematangkan teori dan pemahaman posisi.
"Jelas saya akan penekanan pemahaman si pemain itu bermain di posisi nomor berapa. Nanti kita akan lebih banyak materi di classroom. Masalah krusial adalah komunikasi dan scanning agar kesalahan tidak terus terulang," pungkas Yudi.
Kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Persiraja U19 untuk segera bangkit di laga-laga selanjutnya demi memperbaiki posisi di klasemen Grup A EPA Championship U19.