BEKASI – Persiraja Banda Aceh U19 harus kembali menelan pil pahit dalam lanjutan pekan ke-7 Elite Pro Academy (EPA) Championship U19 Grup A. Bertanding di Lapangan 2 Akademi Sepak bola Garudayaksa, Bekasi, Rabu (22/4), skuat Laskar Rencong Muda takluk 2-4 dari Persiba Balikpapan U19.
Kekalahan ini semakin memperpanjang tren negatif Persiraja U19 yang kini terdampar di posisi juru kunci klasemen Grup A dengan torehan hanya satu poin. Dua gol dari Khairu Salih (44', 76') tidak cukup untuk mengejar ketertinggalan setelah gawang mereka diberondong empat gol oleh pemain Persiba U19, yakni Musyaffa Azra (6', 48'), Edrick Rakha Rizqullah (12'), dan Fabio Royyan Fadhilah (50').
Pelatih kepala Persiraja U19, Yudi Supriatna, mengaku sangat kecewa dengan hasil ini, terutama karena timnya kembali kebobolan di menit-menit awal pertandingan. Menurutnya, masalah konsentrasi di lini belakang menjadi momok yang terus berulang.
"Hasil ini sangat mengecewakan bagi kami. Kami kembali kecolongan di awal laga yang membuat mental pemain sedikit goyah. Kebobolan empat gol menunjukkan ada masalah besar di organisasi pertahanan yang harus segera dibenahi," ujar Yudi usai laga.
Persiraja U19 sebenarnya sempat memiliki harapan saat pemain Persiba U19, Radhico Farel Saputra, diganjar kartu merah (kuning kedua) pada menit ke-78. Namun, sisa waktu 12 menit gagal dimanfaatkan dengan maksimal untuk mengejar ketertinggalan dua gol.
"Kami sempat mencoba menekan setelah mereka bermain dengan 10 orang, tapi penyelesaian akhir kami masih terburu-buru. Khairu Salih sudah bekerja keras dengan dua golnya, tapi sepak bola adalah permainan tim. Kita tidak bisa menang jika terus-menerus melakukan kesalahan elementer di pertahanan," tambahnya.
Yudi menyadari posisi timnya saat ini sangat kritis di dasar klasemen. Dengan hanya mengoleksi satu poin dari tujuh pertandingan, peluang Persiraja U19 untuk bersaing di papan tengah praktis tertutup.
"Kami berada di posisi juru kunci, dan ini adalah kenyataan pahit yang harus kami terima. Sebagai pelatih, saya bertanggung jawab penuh. Kami akan memanfaatkan sisa kompetisi ini untuk evaluasi total, karena pemain-pemain ini adalah masa depan Persiraja, mereka harus belajar banyak dari kekalahan-kekalahan ini," pungkas Yudi.
Dengan hasil ini, Persiba Balikpapan U19 berhasil mengamankan poin penting untuk tetap bersaing, sementara Persiraja U19 harus segera bangkit dari keterpurukan demi menjaga harga diri di laga-laga selanjutnya.