SERANG -- PSS Sleman kembali harus menelan kekalahan untuk ketiga kalinya secara beruntun. Berlaga di pekan ketiga BRI Super League 2026/27, skuad Super Elang Jawa bertekuk lutut dengan skor 1-2 dari Dewa United Banten FC pada laga di Banten International Stadium, Serang, Minggu (20/9).
Dewa United yang bertindak sebagai tuan rumah sudah unggul dua gol lebih dulu lewat Taisei Marukawa menit ke-49 dan Carlos Iury da Silva menit ke-57 sebelum akhirnya PSS memperkecil jarak lewat gol Christophe Nduwarugira menit ke-72.
Hasil yang tentunya membuat pendukung PSS makin sulit tersenyum. Pasalnya, dua laga sebelumnya, PSS juga menelan kekalahan yakni 1-2 dari laga tandang lawan Bali United FC dan 1-3 dari Madura United FC di laga home.
PSS menjadi salah satu dari tiga tim yang menelan tiga kekalahan beruntun di tiga laga awal BRI Super League 2026/27. Selain PSS, ada Persijap Jepara dan Isenmulang Kalteng FC yang mencatat nasib serupa.
Tiga kekalahan dari tiga laga yang membuat PSS tak mampu mencatat satu poin pun. PSS saat ini terdampar di papan bawah papan klasemen sementara, tepatnya di posisi ke-15 atau empat terbawah.
Pelatih PSS, Pieter Huistra mengatakan sebenarnya pertandingan lawan Dewa United berjalan cukup berimbang. "Pertandingan terbilang seimbang. Namun memang satu atau dua momen bisa membuat perbedaan yang besar. Menurut saya, laga kali ini kami sedikit kurang beruntung dengan dua gol dari lawan ke gawang kami," kata Pieter Huistra.
Pelatih asal Belanda ini juga menuturkan PSS sendiri sebenarnya juga punya beberapa peluang yang sayangnya tak bisa dimaksimalkan.
Mantan pelatih Borneo FC Samarinda itu juga mengakui bahwa timnya dihadapkan dengan deretan laga terbilang berat di awal musim baru ini. Berstatus sebagai tim pendatang baru alias tim promosi di BRI Super League 2026/27, PSS langsung menantang tim-tim kuat.
"Sebelumnya kami juga sudah menghadapi Bali United dan Madura United yang kini berada di papan atas. Sebagai tim promosi, kami tentunya masih butuh penyesuaian," dia menegaskan.