BANTUL – PSIM Yogyakarta akan menjamu Persijap Jepara pada laga pekan ke-25 BRI Super League 2025/26 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3) kickoff 20.30 WIB. Meski punya peringkat yang lebih baik dari sang tamu, namun Laskar Mataram tetap mewaspadai benar motivasi tinggi Persijap yang berjuang menjauh dari zona merah.
PSIM kini ada di peringkat ke-8 dengan koleksi 37 poin dari 24 laga. Jika mampu menang dari Persijap nanti, PSIM akan naik ke posisi ke-7 atau satu strip lebih baik.
Sedangkan Persijap masih berjuang untuk menjauh dari zona merah, tepatnya ada di peringkat ke-15 atau satu strip diatas zona degradasi dengan koleksi 20 poin dari 24 laga yang sudah dijalani.
Dengan kondisi ini, dipastikan PSIM akan mendapatkan perlawanan sengit dari Persijap. Untuk pertandingan nanti, kedua tim sama-sama akan kehilangan pemain pemain pilarnya.
PSIM bakal tampil tanpa Fahreza Sudin yang mendapat kartu merah di laga sebelumnya. Sedang Persijap tanpa pemain asing Jose Luis Espinosa Arroyo dan Wahyudi Hamisi.
“Kami kehilangan satu pemain karena kartu merah. Sedangkan Persijap, mereka membawa sekitar 10 pemain baru yang cukup berkualitas, termasuk dari Liga India dan Spanyol. Dalam tiga pertandingan terakhir mereka mampu mendapat lima poin. Jadi ini akan menjadi pertandingan yang sulit,” kata pelatih PSIM, Jean Paul Van Gastel.
Diakuinya, performa Persijap perlahan meningkat sejak kedatangan pemain-pemain baru di putaran kedua. Dia menyebut inilah yang membuat PSIM harus mewaspadai kebangkitan Persijap.
PSIM sendiri saat ini sedang dalam rasa penasaran yang tinggi. Pasalnya, dari lima laga terakhirnya, PSIM hanya mampu mencatat sekali menang dan empat hasil imbang.
Kemenangan dicatat Laskar Mataram di laga pekan ke-23 lalu saat dijamu PSBS Biak di Stadion Maguwoharjo, Sleman dengan skor 4-2.
Mengenai evaluasi dari laga terakhir di pekan ke-24 melawan Semen Padang di Stadion Haji Agus Salim, dia mengakui permainan timnya berubah setelah harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-37.
“Dengan 10 pemain, itu mempengaruhi pertandingan. Pada menit pertama kami juga sedikit kesulitan dengan formasi dan penguasaan bola. Detail-detail ini yang akan kami perbaiki,” dia menegaskan.