PSS Akui Kehilangan Fokus Di Penghujung Laga

PSS Akui Kehilangan Fokus Di Penghujung Laga

19 Januari 2026

PEGADAIAN CHAMPIONSHIP 2025-26 PSS SLEMAN

SLEMAN – PSS Sleman gagal memenuhi ambisinya untuk mengamankan poin  penuh di laga pekan ke-16 Pegadaian Championship 2025/26. Bermain di kandang sendiri di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (18/1), PSS ditahan Deltras FC dengan skor 1-1.

Sebenarnya skuad Super Elang Jawa sempat unggul 1-0 melalui gol Gustavo Tocantins di menit ke-37. Hanya saja, akhirnya PSS tak mampu mengamankan tiga poin setelah Deltras FC membalas lewat gol Titan Agung menit ke-84.

Meskipun kemenangan lepas dari genggaman, semangat juang serta kerja keras para penggawa PSS tetap mendapatkan apresiasi dari pelatih. Selain itu, juga menjadi modal berharga untuk menghadapi laga-laga selanjutnya.

“Kita tetap berikan apresiasi kepada seluruh pemain. Saya kira ini pertandingan yang paling bagus yang saya lihat kali ini,” kata pelatih kepala PSS Sleman, Ansyari Lubis.

Kemenangan yang sudah di depan mata menjadi sirna, menurut Ansyari Lubis hilang karena kehilangan fokus dan konsetrasi di momen-momen krusial. Hasil ini imbang ini menjadi catatan penting bagi PSS untuk terus melakukan evaluasi, khususnya fokus dan konsentrasi di momen-momen krusial.

“Kita dihukum oleh ketidakkonsentrasian pemain yang menyebabkan hilang fokus di akhir-akhir pertandingan. Sehingga kita dihukum oleh gol mereka. Jadi ini jadi satu evaluasi yang akan kita tingkatkan,” ucap Ansyari Lubis lagi.

Ansyari Lubis menegaskan kembali bahwa kehilangan fokus membuat kemenangan yang sudah direngkuh menjadi lepas sehingga hal ini merugikan tim PSS sendiri. “Jadi sebelum 90 menit berakhir, itu berarti kita belum menang. Jadi kehilangan fokus ini sangat berbahaya di menit-menit akhir. Jadi kedepannya ini akan jadi pekerjaan rumah kita,” ujarnya menambahkan.

Hasil imbang ini berdampak langsung pada posisi PSS di klasemen sementara. Tambahan satu poin belum cukup untuk menggeser PS Barito Putera, sehingga persaingan menuju puncak klasemen semakin kompetitif.

PSS kini ada di peringkat ke-2 dengan 34 poin, atau berselisih dua poin dari Barito Putera yang ada di puncak dengan 26 poin.

Meski demikian, PSS tetap memiliki peluang untuk terus bersaing. Evaluasi terhadap performa tim, khususnya dalam memaksimalkan peluang dan menjaga konsistensi permainan, menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi Gustavo Tocantins dkk.