BEKASI – PSS Sleman U19 sudah menyelesaikan pertemuan melawan PSPS Pekanbaru U19 di putaran kedua di Grup A EPA Championship U19 2026. PSS memastikan lolos dari fase grup usai meraih hasil imbang 1-1 pada laga di Lapangan Garudayaksa Football Academy, Bekasi, Rabu (22/4).
PSS U19 dipastikan melaju meskipun masih menyisakan dua pertandingan di babak penyisihan.
Gol cepat terjadi di pertandingan ini saat babak pertama berjalan empat menit. Pasukan muda PSS berhasil unggul melalui gol dari Fadistya Firdaus Mahendra. Sedangkan tuan rumah PSPS berhasil menyamakan kedudukan di babak kedua pada menit ke- 65 melalui Raditia Agustin.
Pelatih kepala PSS Sleman U19, Anang Hadisaputra menyampaikan rasa syukur dan memberikan apresiasi atas pencapaian tim besutannya. Selanjutnya, dia menyebutkan hasil yang diraih menjadi poin penting dalam memastikan langkah tim di kompetisi ini.
“Alhamdulillah, dengan hasil pertandingan ini kita sudah memastikan diri lolos dari fase grup. Meskipun masih menyisakan dua pertandingan lagi di babak penyisihan, kami tetap bersyukur karena tim mampu mengamankan poin penting sehingga kelolosan dari fase grup dapat dipastikan lebih awal,” kata Anang Hadi.
Meskipun sudah menggenggam tiket lolos babak grup, Anang Hadi masih memberikan catatan evaluasi kepada para pemainnya yang tampil berbeda dibandingkan pada pertandingan sebelumnya. Menurutnya, PSS mencoba menerapkan skema yang sedikit berbeda, khususnya pada babak kedua.
Dia mengakui terdapat beberapa pemain yang tidak mampu menjaga performa terbaiknya di babak kedua sehingga tim sempat kebobolan.
“Pada pertandingan hari ini, terutama di babak kedua, kami mencoba menerapkan skema yang sedikit berbeda dibandingkan pertandingan sebelumnya. Namun, ada beberapa pemain yang performanya tidak bisa maksimal pada babak kedua, sehingga kami sempat kecolongan gol. Ini tentu menjadi evaluasi bagi kami agar kedepannya tim bisa tampil lebih konsisten sepanjang pertandingan,” dia menambahkan.
Dengan kelolosan yang sudah dipastikan, penggawa muda Super Elang Jawa mengalihkan fokusnya menghadapi dua laga tersisa di fase grup. Evaluasi terhadap konsistensi permainan menjadi perhatian utama tim pelatih agar performa PSS semakin solid pada pertandingan berikutnya.