TANGERANG -- Laga sengit tersaji dalam lanjutan Indonesian Women's League (IWL) 2026/27 ketika Persija Jakarta Women harus mengakui kekalahan tipis 0–1 dari Persikad Depok Women di Indomilk Arena, Tangerang, Minggu (25/10).
Pertandingan berjalan sangat ketat dan imbang sebelum akhirnya Serigala Margonda Putri memastikan kemenangan dramatis lewat gol tunggal pemain asing asal Amerika Serikat, Grace Catherine Paradis, pada menit ke-89 menjelang bubaran babak kedua.
Hasil ini tentu menjadi pil pahit bagi skuad Macan Kemayoran Wanita, terutama bagi pemain sayap lincah mereka, Sopiah Soliat.
"Saya sedikit kecewa karena kami kembali gagal membawa poin. Mungkin kendalanya di komunikasi, terutama tadi di akhir sempat ada insiden jatuh sehingga membuat kami kebobolan," ujar Sopiah usai pertandingan.
Pemain yang baru direkrut Persija ini memang tengah menjadi perbincangan hangat berkat performa impresifnya di lini sayap. Sebelumnya, aksi solo run serta penetrasi berbahaya Sopiah ke kotak penalti saat melawan FC Bekasi City Women sempat menjadi sorotan utama dan membuatnya dijuluki Sopiah Solihat di media sosial berkat kelincahannya.
Mengenai transisi kariernya, pemain yang mengandalkan kecepatan tinggi ini mengakui adanya perbedaan besar antara atmosfer futsal dan sepak bola lapangan besar.
"Ini jadi pengalaman saya bermain di liga. Sebelumnya saya main di futsal dan sempat bermain di Pertiwi. Pastinya beda dengan futsal, terutama ruangan area bermainnya lebih besar. Tapi saya memang mengandalkan kecepatan di bola ini," ungkapnya.
Perjalanan Sopiah untuk bisa mengenakan jersey Persija bukanlah jalan yang instan. Ia mengenang kembali perjuangannya di masa lalu saat sempat mencoba peruntungan di dunia sepak bola profesional.
"Tahun 2019 saya sempat seleksi di Persikabo namun gagal. Tapi alhamdulillah sekarang saya bisa lolos di Persija," tuturnya penuh syukur.
Di balik kekecewaan atas hasil akhir laga melawan Persikad Depok, Sopiah tetap memandang masa depan dengan optimisme tinggi. Ia memasang target besar untuk terus berkembang bersama klub ibu kota dan memikat hati pelatih Tim Nasional Indonesia Wanita.
"Saya harap ke depannya bisa dipantau di timnas dan bermain di sana," pungkasnya.