Taktik Darurat Arema FC Berbuah Poin, Marcos Santos Puas di Tengah Keterbatasan

Taktik Darurat Arema FC Berbuah Poin, Marcos Santos Puas di Tengah Keterbatasan

4 April 2026

BRI SUPER LEAGUE 2025-26 AREMA FC

MALANG - Arema FC menunjukkan daya juang tinggi saat menahan imbang Malut United FC dengan skor 1-1 dalam lanjutan BRI Super League 2025/26.

Hasil pekan ke-26 ini terasa penting, mengingat kondisi tim yang jauh dari ideal saat bertanding di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (3/4) sore.

Pelatih Arema FC Marcos Santos harus memutar otak setelah kehilangan sejumlah pemain inti, terutama dari sektor asing. Situasi tersebut memaksanya menerapkan pendekatan berbeda demi menjaga keseimbangan tim.

“Pertandingan sulit, pertandingan sulit. Malut United punya empat pemain berkualitas semua. Tapi saya senang dengan kualitas pemain Arema FC, ada lima pemain enam pemain asing tidak bisa bermain," kata pelatih asal Brasil itu.

"Jadi, terima kasih untuk semua pemain yang sudah bekerja keras, apa yang diinstruksikan pada latihan mereka ikuti, jadi sukses. Seharusnya kita tiga poin, tapi satu poin sudah bagus juga," imbuhnya.

Apalagi pada laga ini Arema FC menerapkan pendekatan bertahan dengan skema low block. Arema FC memilih menunggu dan memaksimalkan momen transisi ketimbang bermain terbuka melawan tim dengan lini depan tajam.

“Dilakukan Gaby dan Salim selalu muncul, banyak transisi Gaby tiba-tiba di depan gawang. Sering muncul. Saya lakukan itu karena banyak pemain yang tidak bisa main. Jadi saya minta tim untuk tahan dulu dan mencoba transisi di babak kedua,” tutur Marcos Santos.

Eksperimen taktik juga terlihat saat Gustavo Franca dipasang lebih maju dari posisi aslinya. Meski bukan penyerang murni, dia menjadi bagian dari skenario serangan balik yang sudah dilatih sebelumnya.

“Itu taktik dari latihan, dan dalam sepak bola semua bisa dimungkinkan dimainkan. Ketika Franca meminta bola selalu Gaby dan Salim siap meluncur, tapi tadi kejadian Gaby hampir gol sudah dilakukan di latihan,” sambungnya.

Meski hanya meraih satu poin, dia tetap melihat hasil ini sebagai fondasi kebangkitan tim di tengah keterbatasan komposisi pemain. Hasil tersebut membuat Arema FC belum beranjak dari posisi ke-11 klasemen sementara BRI Super League 2025/26 dengan perolehan 32 poin.