KEDIRI -- Persik Kediri belum berhenti menambah kekuatan di bursa transfer Super League 2026/27. Untuk menambah daya ledak di lini depan, Macan Putih mendatangkan Reno Piscopo.
Musim lalu, pemain berusia 28 tahun tersebut bermain di kompetisi A-League bersama Melbourne Victory.
Kini total Persik Kediri telah memiliki enam penggawa bernaluri serang. Reno Piscopo harus menunjukkan kualitas terbaiknya untuk bersaing dengan Jon Toral, Ernesto Gomez, Ezra Walian, Sergio Castel, dan Jose Enrique.
Tapi tampaknya tak sulit bagi Reno Piscopo untuk merebut posisi pemain utama. Karena pria berpaspor ganda Australia dan Italia ini sosok pemain versatile. Dia bisa beroperasi sebagai gelandang serang, winger kiri dan kanan serta penyerang murni.
Reno Piscopo mengaku telah diskusi dengan pelatih Marcos Reina terkait filosofi permainan yang ditetapkan di Persik Kediri. Khasanah ini membuatnya bakal cepat beradaptasi.
"Pelatih memberitahu tentang filosofi, gaya permainan, dan apa yang dia ingin lakukan bersama tim. Apalagi saya juga sangat berminat untuk bermain di Asia. Jadi bergabung dengan Persik adalah waktu yang sangat tepat," kata Reno Piscopo.
Pemain kelahiran Melbourne itu datang dengan tekad untuk memberikan kontribusi maksimal bersama Ezra Walian dkk. Reno berharap bisa membantu Persik Kediri meraih hasil positif sepanjang kompetisi.
"Aku ingin melakukan sesuatu yang baik, memenangkan pertandingan. Saya akan berusaha bisa menuntaskan kompetisi dengan berada pada posisi klasemen yang tinggi," ujarnya.
Karir muda Reno Piscopo ditempa di Italia. Dia sempat menjadi anggota tim Inter U17 dan U19 ditambah Torino U19. Pemain berpostur 1,70 meter ini pernah masuk Timnas Australia U23.
Dari catatan skuat Persik Kediri, Reno Piscopo menjadi pemain kedua asal Australia yang pernah merapat di Kediri. Sebelumnya pada Liga 1 2020 lalu, bek Ante Bakmaz juga berbaju Persik Kediri.